ketela, hasil karya siswa-siswi yang memadukan tradisi lokal dengan sentuhan modern. kegiatan dilaksanakan pada Rabu (20/11/24).
Berbagai makanan unik berbahan ketela dipamerkan, mulai dari keripik ketela dengan berbagai rasa, donat ketela, hingga cake ketela berbahan dasar ubi ungu. Salah satu yang paling menarik perhatian pengunjung adalah "Pizza Ketela", yang menggunakan adonan berbahan dasar ketela sebagai pengganti tepung terigu. Tak kalah populer, terdapat pula "Brownies Ubi Ungu" yang lembut dan manis, menggugah selera.
"Kami ingin menunjukkan bahwa ketela, sebagai bahan lokal yang melimpah, bisa diolah menjadi makanan modern yang menarik. Harapannya, ini bisa menjadi inspirasi untuk mengembangkan produk kuliner khas daerah," ujar Bu Erna Rahayu, Waka kurikulum yang mengkoordinir kegiatan P5RA di MTs N 1 Bantul.
Para siswa juga belajar cara memasarkan produk mereka kepada pengunjung, mulai dari membuat logo hingga menawarkan produk secara langsung. Stand-stand dipajang dengan kreatif, dan siswa-siswi terlihat antusias menjelaskan keunggulan produk mereka kepada para pembeli.
Marketing Day kali ini tidak hanya memupuk jiwa kewirausahaan, tetapi juga mengajar siswa untuk mencintai produk lokal dan meningkatkan nilai tambah bahan pangan tradisional. Dengan kreativitas mereka, ketela yang selama ini dianggap makanan sederhana mampu diolah menjadi produk yang bernilai tinggi.
Acara ditutup dengan penghargaan untuk produk paling inovatif dan paling laris yang diraih oleh "Ketela Bola bola Ungu".Â
"Dengan kehadiran berbagai inovasi kuliner ini, MTs N 1 Bantul telah membuktikan bahwa kreativitas siswa tidak memiliki batas.
Semoga kedepannya kreativitas dan inovasi akan dimunculkan dengan jiwa wirausaha yang lebih baik lagi," ungkap Nooraini, pendamping P5PPRA. (rad)
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H