
Pasar tradisional biasanya tidak jarang menyediakan barang sekunder begitu juga dengan barang tertier yang kita butuhkan, seperti televisi, mesin cuci, dan lainnya. Dengan tidak tersedianya di pasar tradisional akan kebutuhan barang tersebut maka kita harus berbelanja di Toko maupun di pusat perbelanjaan yang besar untuk kebutuhan tersebut. Kita dapat berbelanja kebutuhan  yang kita perlukan di tempat selain pasar tradisional tetapi kita harus memastikan untuk tetap menggunakan produk produk buatan asli Indonesia. Keuntungan yang diperoleh adalah dengan memajukan produsen dalam negeri maka mendukung perekonomian negara kita semakin baik karena perputaran dari uang kita tidak eksodus ke negera lain yang keuntungannya bagi perekonomian negara luar tersebut.
Banyak sekali cara konkrit yang dapat kita lakukan untuk membantu pemerintah menciptakan stabilitas sistem keuangan ataupun dalam rangka menjaga nilai rupiah yang sering diteror oleh tekanan sistem dagang atau sistem ekonomi dari negara luar yang secara TSM (Terstruktur, Sistematis dan Masif) yang secara terus-menerus mengganggu perekonomian kita. Sebagai bagian dari negara ini hendaklah kita ikut untuk menjaga negara ini agar terus maju dalam persaingan dagang yang bebas dimana menjadi momok ketakutan bagi kita, tetapi apabila kita turut berpartisipasi dalam kegiatan ataupun agenda pemerintah yang ingin mensejahterakan rakyatnya.
Pada dasarnya pekerjaan kecil yang kita kerjakan dalam kehidupan ini sebaiknya bisa menjadi suatu contoh nilai kebaikan bagi orang lain untuk memacunya melakukan suatu pekerjaan besar dengan nilai kebaikan yang lebih dahsyat. Mungkin perubahan itu harus dimulai dari kita sendiri untuk menularkan kepada yang lain sehingga jangan pernah menunggu untuk suatu perubahan.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI