Semenjak lahirnya Budi Utomo sekitar tahun 1908, yang merupakan suatu organisasi pertama yang bersifat nasional. Kehadirannya telah menjadi pelopor kebangkitan bagi bangsa Indonesia.
Budi Utomo telah memberikan inspirasi kepada bangsa Indonesia, terutama pemuda pemudi dari berbagai daerah mulai berorganisasi, membentuk organisasi dan hubungan-hubungan yang bersifat pergerakan baik di daerahnya sendiri maupun skala nasional.
Selanjutnya muncul keinginan untuk bersatu, maju bersama dan membangun kebersamaan. Membicarakan beragam fenomena bangsa yang ada di seluruh nusantara untuk menumbuhkembangkan jati diri bangsa.
Keinginan mulia ini, terealisasi melalui dalam sebuah kongres pemuda 1 yang dihadiri berbagai element pemuda bangsa melalui perwakilannya dari berbagai daerah pada tahun 1926.
Sebagai tindak lanjut dari adanya kongres pemuda 1, maka para pemuda dari berbagai daerah kembali mengadakan pertemuan dengan skala nasional yang disebut kongres pemuda II yang di dalamnya tercipta sebuah komitmen persatuan bangsa yang kita kenal dengan sebutan Sumpah Pemuda 1928.
Pada kongres tersebut, terjadi ikrar yang sangat tegas dan penuh kebermaknaan dari seluruh pemuda Indonesia yang berbunyi :
1. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
2. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
3. Kami putra dan putri Indonesia menjungjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Bunyi sumpah pemuda yang di ikrarkan pada tahun 1928, telah melahirkan semangat perjuangan bangsa menuju kemerdekaan bangsa Indonesia dari segala bentuk penjajahan.