Bandung, 11 Agustus 2024 -- Sebuah kasus penganiayaan yang melibatkan pasangan remaja sedang menjadi sorotan masyarakat. Insiden ini terungkap setelah korban, seorang remaja perempuan berusia 21 tahun, melaporkan tindakan kekerasan yang dialaminya kepada pihak berwajib. Dugaan penganiayaan ini melibatkan pacarnya, seorang remaja laki-laki berusia 24 tahun.
Korban ditemukan dengan luka cakaran di pergelangan tangan dan lebam di bagian wajah, yang menjadi bukti fisik kuat dalam penyelidikan. Menurut laporan kepolisian, insiden ini terjadi setelah pasangan tersebut terlibat dalam pertengkaran emosional di salah satu taman umum di kota. Saksi mata yang berada di sekitar lokasi mengaku mendengar suara pertengkaran sebelum korban terlihat menangis dan meminta bantuan.
Kapolres setempat, AKBP Rudi Santoso, menyatakan bahwa korban telah menjalani pemeriksaan medis untuk mendokumentasikan luka-lukanya sebagai barang bukti. "Kami juga sudah memeriksa beberapa saksi, termasuk teman-teman terdekat korban, untuk mendapatkan gambaran kronologis kejadian," ujar Rudi dalam konferensi pers.
Tersangka telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengaku bahwa pertengkaran tersebut dipicu oleh kecemburuan, namun ia membantah melakukan penganiayaan. "Ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, dan kami akan memastikan keadilan bagi kedua belah pihak," tambah Kapolres.
Kasus ini menyoroti pentingnya kesadaran akan kekerasan dalam hubungan remaja. Psikolog anak dan remaja, Dr. Laila Rahma, mengatakan bahwa konflik yang tidak dikelola dengan baik di kalangan pasangan muda sering kali berujung pada tindak kekerasan. "Remaja perlu diberi edukasi tentang hubungan yang sehat dan bagaimana menyelesaikan konflik secara konstruktif," tegasnya.
Saat ini, masyarakat menunggu perkembangan lebih lanjut terkait langkah hukum yang akan diambil terhadap tersangka. Kasus ini menjadi pengingat bahwa kekerasan dalam hubungan, apalagi di kalangan remaja, harus dicegah melalui edukasi dan pengawasan yang lebih baik.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H