Mohon tunggu...
Anissa Putri Amelia
Anissa Putri Amelia Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa

saya memiliki hobi berolahraga dan membaca, dengan kepribadian yang cenderung pendiam, dan masih berusaha mencari pencapaian yang dapat dibanggakan

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Pendidikan Ideologi oleh Tjokroaminoto terhadap Murid-muridnya

18 Desember 2023   15:40 Diperbarui: 18 Desember 2023   16:50 182
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Menilik perjalanan saya bersama teman-teman mahasiswa saat berkunjung ke monumen tugu pahlawan dan rumah H.O.S Cokroaminoto, kami mengetahui sejarah di dalamnya. Dimulai dari perjuangan arek-arek Suroboyo yang memperjuangkan kemerdekaan, hingga ajaran ideologi dari H.O.S Cokroaminoto kepada murid-muridnya yakni Soekarno, Semaoen, dan Kartosoewirdjo. 

H.O.S Cokroaminoto adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Pria kelahiran Ponorogo, 16 Agustus 1882 adalah seorang nasionalis Indonesia. Ia dikenal sebagai salah satu pendiri dan pemimpin Sarekat Islam, organisasi pergerakan nasional yang terbesar pada masanya. Cokroaminoto juga dikenal sebagai seorang pendidik yang gigih dan berkomitmen untuk membentuk generasi yang cerdas, berintegritas, dan berkomitmen pada nilai-nilai kebangsaan.

Dalam mendidik murid-muridnya, Cokroaminoto menekankan pentingnya pendidikan ideologi. Ia percaya bahwa pendidikan ideologi dapat membentuk karakter dan pandangan hidup yang kuat, serta membangkitkan semangat kebangsaan dan cinta tanah 

Nilai-nilai ideologi yang diajarkan Cokroaminoto kepada murid-muridnya dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu nilai-nilai religius dan nilai-nilai kebangsaan.

Nilai-Nilai Religius

Cokroaminoto adalah seorang muslim yang taat. Ia percaya bahwa agama merupakan sumber nilai moral dan etika yang penting bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya penanaman nilai-nilai religius dalam pendidikan.

Nilai-nilai religius yang diajarkan Cokroaminoto antara lain:

Tauhid

Iman

Islam

Ihsan

Cokroaminoto percaya bahwa nilai-nilai religius ini dapat membentuk karakter yang baik, seperti jujur, amanah, dan bertanggung jawab. Selain itu, nilai-nilai religius juga dapat menjadi benteng pertahanan diri dari berbagai pengaruh negatif.

Nilai-Nilai Kebangsaan

Cokroaminoto juga menekankan pentingnya penanaman nilai-nilai kebangsaan dalam pendidikan. Ia percaya bahwa bangsa yang kuat adalah bangsa yang memiliki rasa kebangsaan yang tinggi.

Nilai-nilai kebangsaan yang diajarkan Cokroaminoto antara lain:

Cinta tanah air

Persatuan

Keadilan

Kebebasan

Cokroaminoto percaya bahwa nilai-nilai kebangsaan ini dapat membangkitkan semangat perjuangan untuk meraih kemerdekaan. Selain itu, nilai-nilai kebangsaan juga dapat menjadi landasan bagi pembangunan bangsa yang modern dan sejahtera.

Strategi Pendidikan Ideologi Cokroaminoto

Cokroaminoto menggunakan berbagai strategi dalam mendidik murid-muridnya tentang nilai-nilai ideologi. Strategi-strategi tersebut antara lain:

Pembelajaran tatap muka

Cokroaminoto sering memberikan ceramah dan diskusi kepada murid-muridnya tentang nilai-nilai ideologi. Dalam ceramah dan diskusi tersebut, Cokroaminoto menjelaskan secara mendalam tentang makna dan pentingnya nilai-nilai ideologi tersebut.

Pendidikan berbasis pengalaman

Cokroaminoto juga mengajak murid-muridnya untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang dapat memberikan pengalaman langsung tentang nilai-nilai ideologi. Misalnya, Cokroaminoto mengajak murid-muridnya untuk mengikuti kegiatan-kegiatan sosial, seperti membantu korban bencana alam atau memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pendidikan berbasis keteladanan

Cokroaminoto juga menjadi teladan bagi murid-muridnya dalam hal pengamalan nilai-nilai ideologi. Ia selalu menunjukkan sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkannya.

Dampak Pendidikan Ideologi Cokroaminoto

Pendidikan ideologi yang diberikan Cokroaminoto kepada murid-muridnya telah memberikan dampak yang signifikan bagi perkembangan bangsa Indonesia. Murid-murid Cokroaminoto yang kemudian menjadi tokoh-tokoh penting dalam perjuangan kemerdekaan, seperti Soekarno, Mohammad Hatta, dan Agus Salim, adalah contoh nyata dari dampak pendidikan ideologi Cokroaminoto.

Murid-murid Cokroaminoto yang telah memiliki pandangan hidup yang kuat dan semangat kebangsaan yang tinggi, kemudian menjadi penggerak utama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Mereka mampu mengobarkan semangat perjuangan rakyat Indonesia untuk melawan penjajah.

Pendidikan ideologi yang diberikan Cokroaminoto juga telah memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa Indonesia. Murid-murid Cokroaminoto yang telah memiliki karakter yang baik dan berkomitmen pada nilai-nilai kebangsaan, kemudian menjadi pemimpin-pemimpin bangsa yang handal. Mereka mampu membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa yang modern dan sejahtera.

Pendidikan ideologi yang diberikan Cokroaminoto merupakan contoh nyata bahwa pendidikan dapat menjadi sarana untuk membentuk generasi yang cerdas, berintegritas, dan berkomitmen pada nilai-nilai kebangsaan. Pendidikan ideologi juga dapat menjadi landasan bagi pembangunan bangsa yang kuat dan sejahtera.

Dapat disimpulkan bahwa menurut Cokroaminoto ilmu harus diperoleh dengan akal, tetapi tidak boleh dipisahkan dari pendidikan budi pekerti dan pendidikan rohani. 

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun