Hujan adalah tangisan
Awan menjadi kegundahan
Rindu pendam
Atas pilu kehilangan
Aku tertawa ceria
Dengan warna merah darah merona
Aku nampak suka
Tanpa setetespun air mata
Setelah purna berganti sepi
Kubuka tudung diri
Mendapati sunyi
Sungguh, kuingin pula pergi
Kalau bukan karena titipan
Kalau bukan karena warisan
Untuk sebuah mahkota abadi nanti
Mungkin, lenyap sudah namaku mengikuti
Untuk 2 perempuan yang penuh uban
Untuk 2 lelaki yang makin gagah tampan
Kupersembahkan kehidupan
Hingga mataku tertutup tanah kuburan
Anis Hidayatie,
Dhompo - Ngroto 29,30 /8/2020
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI