Selain itu semangat berbagi juga menular kepada anggota komunitas. Saat acara usai mereka masih belum beranjak dari tempat duduk. Usai sesi foto-foto, peserta yang belum menjadi kompasianer, secara spontan meminta bantuan membuat akun.Â
Maka jadilah sore itu ada kehangatan lain. Berbagi ilmu dari Kompasianers kepada newbie. Bagaimana membuat akun, menulis di Kompasiana, apa saja yang bisa diperoleh dari Kompasiana serta tentu ada penjelasan tentang reward pula. Ini yang membuat peserta betah berlama lama untuk tak segera pulang. Berhasil membuat akun, mencoba posting tulisan. Baru pulang.
Satu hal lagi yang saya pelajari dari workshop 2 dan launching buku siang itu. Mandiri. Ada pemikiran untuk mengerjakan buku-buku yang telah kami rencanakan terbit pada periode periode berikutnya  mandiri. Kami akan kerjakan bersama dengan sesama anggota komunitas. Toh secara SDM anggota komunitas, beberapa diantaranya mempunyai kemampuan untuk itu. Â
Supaya tidak tergantung dengan orang lain. Agar kita juga bisa mengetahui seluk-beluk penerbitan secara utuh. Lalu bisa berbuat sesuatu untuk literasi. Tidak menyalahkan dan disalahkan bila ada kekeliruan saat buku itu terbit. Karena ini adalah karya bersama. Mulai dari penulisan hingga penerbitan.Â
Ya, workshop 2 Komalku Raya serta launching buku kali ini telah mengajarkan banyak hal pada saya. Momentum untuk mandiri berkarya. Itu salah satunya. Salam literasi. Salam perjuangan untuk pelaksanaan kata-kata.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI