Bagi Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah, kegiatan produksi menjadi hal yang krusial dan sangat diperhatikan. Sebelum melakukan produksi, penting untuk dilakukan perencanaan produksi yang matang. Perencanaan produksi merupakan kegiatan merencanakan aktivitas produksi yang melibatkan proses perencanaan jumlah dan jenis barang yang akan di produksi, alokasi sumber daya yang diperlukan, penjadwalan produksi, pengendalian persediaan serta pengaturan tenaga kerja. Tujuannya untuk memastikan aktivitas produksi berjalan efektif dan efisien.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan UMKM untuk mendapatkan perencanaan produksi yang efektif dan efisien dapat dilakukan optimasi perencanaan produksi. Tujuan utama optimasi perencanaan produksi adalah memaksimalkan output dengan mengoptimalkan alokasi sumber daya yang dimiliki. Berikut adalah beberapa alasan mengapa optimasi perencanaan produksi penting bagi UMKM:
- Efisiensi Produksi: UMKM dapat mengidentifikasi dan menghilangkan proses yang tidak efisien atau tidak diperlukan untuk mengurangi pemborosan waktu, tenaga, dan sumber daya lainnya untuk meningkatkan produktivitas dan menghasilkan lebih banyak barang atau jasa dengan biaya yang lebih rendah.
- Pengendalian Biaya Produksi: UMKM dapat menentukan jumlah bahan baku, persediaan, dan tenaga kerja yang diperlukan dengan lebih akurat untuk menghindari kelebihan persediaan atau kekurangan stok, lalu mengurangi biaya penyimpanan, kerusakan, atau kekurangan bahan baku. Terkait tenaga kerja, UMKM dapat mengelolamya dengan lebih efektif dan efisien untuk menghindari biaya lembur.
- Responsibilitas Terhadap Permintaan Pasar: Optimasi perencanaan produksi memungkinkan UMKM untuk lebih responsif terhadap permintaan pasar yang berfluktuasi sehingga dapat memperkirakan kapasitas produksi untuk menghindari kelebihan dan kekurangan persediaan, mengoptimalkan pendapatan dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
- Peningkatan Kualitas Produk: Dapat mengalokasikan waktu dan sumber daya yang tepat untuk setiap tahap produksi untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar yang ditetapkan, tujuannya untuk memperkuat brand image, mendapat kepercayaan dari konsumen dan memperluas pangsa pasar.
- Meningkatkan Keunggulan dengan Kompetitor: Dengan menghasilkan produk dengan biaya yang lebih rendah, kualitas yang lebih baik, dan waktu produksi yang lebih singkat, UMKM dapat bersaing secara efektif dalam pasar yang kompetitif.
Terdapat beberapa metode optimasi perencanaan produksi seperti linear programming dan goal programming. Penggunaan kedua metode ini berbeda-beda sesuai permasalahan yang dihadapi dan tujuan yang ingin dicapai. Linear programming digunakan untuk menyelesaikan optimasi tunggal yaitu maksimasi atau minimasi saja. Goal programming dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan multi tujuan yang bertentangan.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H