KRUI - Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Kabupaten Pesisir Barat dan Panitia Pemilihan Peratin (Kepala Desa) Pekon (Desa) Walur Kecamatan Krui Selatan melakukan Hitung ulang kotak suara untuk Suara yang tidak sah di Pilratin Pekon walur. Perhitungan suara tidak sah ini dalam rangka penyelesaian sanggahan yang dilakukan Calon Peratin Epi Ardiansyah tanggal 17 Oktober 2018 lalu.
Perhitungan ulang suara dalam pilratin pekon Walur ini dilakukan di gedung rapat Cukuk Tangkil, berlokasi di komplek perkantoran Pemkab Pesisir Barat 24 Oktober 2018 siang. Acara ini dihadiri oleh Kapolsek Pesisir tengah, Kompol M.Daud, Danramil Pesisir Tengah dan sejumlah pejabat di ruang lingkup Pemkab Pesisir Barat.
Dalam perhitungan ulang ini melibatkan pemerintah pesisir barat, seluruh panitia pemilihan pekon Walur, dan seluruh saksi calon peratin (Catin). Perhitungan ulang suara tidak sah di perhitungan suara sebelumnya dan perhitungan ini akan dijumlahkan dengan suara sah sebelumnya.
Dikatakan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Pesibar Lingga Kusuma, "Hasil perhitungan ini akan dituangkan dalam Berita Acara. Setelah berita acara selesai dan akan disampaikan ke Bupati, lalu kita tetapkan peratin terpilih".
Dalam pantauan Wartawan, hasil yang didapatkan 5 calon peratin (Catin) peserta Pilratin pekon Walur dalam perhitungan ulang sebagai berikut :
1. Yoyon Yufriza mendapat 107 suara ditambah dengan suara sah sebelumnya 82 suara dengan jumlah total suara yang didapat 189 suara.
2. Epi Ardiansyah, memperoleh suara pada penghitungan ulang sebanyak 88 suara, pada penghitung sebelumnya mendapat kan 74 suara, total perolehan suara  menjadi 162 suara.
3. Riduan, pada penghitungan ulang memperoleh 43 suara, Â ditambah dengan perolehan suara sebelumnya sebanyak 38 suara, jadi total perolehan 81 suara.
4. Maksudil Hayat, perolehan suara pada penghitungan ulang sebesar 23 suara, sementara pada penghitungan suara sebelumnya mendapat suara 18 suara, jadi total 41 suara.
5. Yuliyansyah, mendapat  20 suara pada penghitungan ulang,  ditambah suara pada penghitungan sebelumnya 15 suara, total suara yang di peroleh menjadi 35 suara.