Hari ini adalah hari remitansi keluarga internasional di mana memperingati tenaga kerja yang berada di luar negeri dan hasilnya dikirim ke dalam negeri.
Devisa negara dan meningkatkan kesejahteraan.
Karena kesempatan di luar negeri lebih luas ya.....tapi ingat dengan kompetensi. Kita tidak dapat hidup dengan kemampuan kita yang sekarang ini saja. Jangan sampai kita puas dengan capaian kita, lho.
Bersyukur pada semua hasil capian adalah yang utama, tetapi tetap meningkatkan kompetensi agar kita semakin berkembang itu harus.
Dulu mungkin kita melihat banyak orang yang keluarganya berada di luar negeri menjadikan keluarga yang di dalam negeri lebih sejahtera. Kiriman dana dari luar negeri terus berjalan karena memang lebih besar di sana daripada di dalam negeri.
itu dulu.....
Sekarang, saya banyak menjunpai orang yang bekerja di luar negeri.......tapiiiiii....fisiknya masih di dalam negeri.
Ini revolusi 4.0, Bung!!
Jarak, waktu dan kesempatan sudah sama semua. terpenting adalah kompetensi. Makanya, apa potensi kita......kita asah terus agar menghasilkan karya.
karya kita akanberguna di mana saja jika kita berkompeten. Saya sudah mengenal beberapa pemuda Mojokerto yang menjadi pekerja di luar negeri tetapi fisiknya masih di Mojokerto. Sebagai desainer, penulis lepas, pengarang lagu dan lainnya.
Karya mereka di luar negeri dan berarti kesejahteraan mereka sama dengan orang Amerika dan Eropa.