Ketika setiap awal tahun atau periode diadakan rancangan anggaran, kemudian pada akhir periode diadakan evaluasi kegiatan dan perhitungan anggaran tersebut, maka begitu sering didapati bahwa uang hilang atau dikorupsi para pelaksana kegiatan, maka saya pikir supaya uang tersebut memang tidak hilang, yah dibuatkan saja dianggaran tersebut untuk dikorupsi. Misal bisa dibuatkan APBN seperti ini:
APBN Republik Mimpi 2013 = 1000 Triliun
- Gaji PNS Setahun=50 Triliun
- Tunjangan PNS= 20 Triliun
- Study Banding DPR=7 Triliun
- Subsidi Rakyat=3 Triliun
- Anggaran Pendidikan=2 Triliun
- Dikorup Menteri =13 Triliun
- Dikorup DPR=13 Triliun
- Dikorup Pejabat Pajak=7 Triliun
- Dan Lain-Lain...
Kalau anggaran negara dan daerah dibuatkan seperti ini, mungkin uang itu tidak akan hilang jejaknya. Jadi jelas semua. Transparan. Tapi bukankah berarti ini melegalkan korupsi? Yah terserah anda-lah yang menjawabnya. Walaupun korupsi tindakan ilegal tapi oknum yang berwenang untuk menangkap, membuktikan, menghukum mereka tidak bisa berbuat apa-apa terhadap para koruptor itu. Malah, jika dibuatkan anggaran seperti di atas, lebih meringankan kerja para penegak hukum, atau mereka tidak memiliki pekerjaan lagi karena APBN sudah tidak ada yang hilang jejaknya. Mungkin rakyat juga bisa lebih sejahtera, karena anggaran untuk mereka bisa dipergunakan sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat miskin, pendidikan juga bisa lebih maju dan berkualitas, asal anggaran-anggaran tersebut benar-benar terlaksana dengan sepenuhnya.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H