Mohon tunggu...
Andipati 2001
Andipati 2001 Mohon Tunggu... Lainnya - Pelajar

Suka nulis artikel random, cerpen dan puisi https://www.instagram.com/Andipati17/

Selanjutnya

Tutup

Horor Pilihan

Hilangnya Tali Pocong

22 Desember 2023   18:30 Diperbarui: 22 Desember 2023   18:33 274
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
https://timor.heloindonesia.com/ragam/878/penampakan-hantu-pocong-di-lampung-indonesia-viral-di-jagat-maya-ini-benar-benar-terjadi-bukan-prank

Di suatu desa kecil yang terpencil, tepat di tengah-tengah hutan lebat, terdapat sebuah pemakaman kuno yang selalu dihuni oleh kepercayaan mistis. Setiap malam Jumat Kliwon, masyarakat setempat meyakini bahwa pocong, makhluk gaib berbentuk mayat yang dibalut kain kafan, akan muncul dan berkeliling di pemakaman untuk mengunjungi kerabat yang telah meninggal.

Cerita dimulai pada malam Jumat Kliwon yang penuh kegelapan. Sebuah keluarga tengah bersiap-siap untuk merayakan malam kelahiran seorang bayi di rumah mereka yang terletak dekat dengan pemakaman. Ayah bayi, Pak Slamet, seorang yang sangat religius dan percaya pada hal-hal gaib, telah menyiapkan segala sesuatunya dengan cermat.

Namun, malam itu terasa berbeda. Suara gemuruh dan angin malam yang menusuk tulang membuat suasana mencekam. Pak Slamet berdoa dengan tekun, meminta perlindungan dari makhluk gaib yang mungkin berkeliaran di malam itu. Setelah berdoa, ia menggantungkan tali pocong di halaman rumahnya, kebiasaan yang diyakini dapat mencegah pocong masuk.

Berjalan di tengah malam, suara angin melolong seperti suara ratapan. Keluarga itu, yang sebenarnya sedang merayakan kelahiran, merasa ketegangan yang tidak biasa. Begitu mereka masuk ke dalam rumah, mereka menyadari bahwa tali pocong yang sebelumnya tergantung di halaman telah menghilang tanpa jejak.

Pak Slamet dan istrinya, Ibu Siti, merasa kebingungan dan ketakutan. Mereka mencari-cari tali pocong itu di sekitar rumah, tetapi tidak ada yang menemukan. Suasana di rumah itu semakin gelap dan mencekam. Di tengah kekhawatiran, mereka mendengar suara langkah kaki ringan yang mendekat dari luar.

Pintu rumah terbuka perlahan, dan sebuah bayangan putih terlihat di ambang pintu. Itu adalah pocong, yang tampak seperti melayang ke dalam rumah. Wajahnya pucat, dan matanya menyala dengan kilatan kehidupan setelah mati. Suasana ruangan menjadi dingin, dan udara terasa berat.

Pak Slamet dan keluarganya membisu. Mereka melihat pocong itu berdiri di depan mereka dengan tenang. Tidak ada kata yang terucap, hanya keheningan yang menegangkan. Pocong itu melihat sekeliling rumah, seolah-olah mencari sesuatu.

Tiba-tiba, pocong itu mengeluarkan suara yang hening namun penuh arti, "Aku datang untuk merayakan kelahiran yang suci."

Pak Slamet dan keluarganya terdiam, mencoba memahami makna dari kata-kata pocong tersebut. Pocong itu kemudian mengangguk, seolah-olah menyatakan puas, dan dengan lembut melangkah ke luar rumah. Setelah itu, pocong itu menghilang ke dalam kegelapan malam.

Pak Slamet dan keluarganya masih duduk diam, mencerna peristiwa yang baru saja terjadi. Mereka menyadari bahwa pocong itu datang bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk merayakan kelahiran yang suci.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Horor Selengkapnya
Lihat Horor Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun