Mohon tunggu...
Moh Anas Afandi
Moh Anas Afandi Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - mahasiswa

saya adalah salah satu mahasiswa di perguruan tinggi

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

KKN Kolaboratif 154: Penyuluhan dan Pendampingan Masyarakat Glagahwero Tentang Imunitas Tubuh Melalui Jamu Instan

30 Agustus 2022   08:36 Diperbarui: 30 Agustus 2022   08:42 116
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Selain melakukan verifikasi dan validasi DTKS dari Pemerintah Kabupaten Jember, Kelompok KKN Kolaboratif 154 juga memiliki program kerja mandiri, yaitu melakukan penyuluhan dan pendampingan kepada warga Desa Glagahwero tentang imunitas tubuh melalui jamu instan. Kelompok KKN Kolaboratif 154 memilih untuk membuat jamu instan dari kunyit yang bertemakan "Gawe Sehat". Kunyit dipilih karena bahannya mudah ditemukan dan memiliki berbagai macam manfaat. Bagian utama dari tanaman kunyit adalah rimpang yang tempatnya di dalam tanah. Rimpang kunyit memiliki fungsi sebagai imunomodulator dan antivirus yang dapat meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh.

Penyuluhan tentang imunitas tubuh melalui jamu instan dilaksanakan pada hari Senin malam Selasa, tanggal 15 Agustus 2022, di Musala Dusun Karangasem Tengah. Penyuluhan ini dihadiri oleh ibu-ibu muslimat sebanyak 80 orang. Kelompok KKN Kolaboratif 154 melakukan penyuluhan yang berisikan dua materi, pertama tentang cara meningkatkan imunitas tubuh dan penyebab imunitas tubuh turun, kedua tentang khasiat jamu dan langkah-langkah pembuatan jamu instan. Di tengah-tengah waktu, ibu-ibu muslimat diberi jamu yang sudah diseduh, sekaligus untuk mempromosikan hasil pembuatan jamu yang telah dibuat. Pendampingan sekaligus praktik pembuatan jamu instan dilaksanakan keesokan harinya pada sore hari di posko KKN Kolaboratif 154, serta diadakan tensi gratis untuk menarik ibu-ibu muslimat datang.

Keesokan harinya, 16 Agustus 2022, ibu-ibu muslimat berbondong-bondong datang ke posko KKN Kolaboratif 154 untuk menghadiri tensi gratis dan praktik pembutan jamu instan yang sudah disosialisasikan malam harinya. Ibu-ibu muslimat terlihat antusias dan bersemangat melakukan tensi gratis dan melihat proses pembuatan jamu instan yang dilakukan oleh anggota KKN Kolaboratif 154. Tiap-tiap anggota KKN Kolaboratif 154 juga saling bekerja sama untuk menyukseskan acara ini, ada yang bertugas untuk membuat jamu, dan ada pula yang bertugas untuk melakukan tensi kepada ibu-ibu muslimat, khususnya anggota KKN yang berasal dari Jurusan Keperawatan.

Pembuatan jamu instan yang berasal dari kunyit hanya membutuhkan bahan-bahan dan alat-alat yang sederhana. Bahan dan alat yang dibutuhkan untuk membuat jamu instan, yaitu: 1. Kunyit, 2. Gula, 3. Jeruk nipis, 4. Air bersih, 5. Alat pemarut, 6. Baskom, 7. Saringan, 8. Wajan, 9. Sutil, 10. Kompor. Cara pembuatan jamu juga cukup mudah, yaitu pertama membersihkan kunyit dengan air hingga bersih, kemudian kunyit diparut hingga halus. Selanjutnya, kunyit yang sudah diparut diberi air secukupnya dan diperas untuk diambil sari-sarinya. Kunyit yang sudah diperas kemudian didiamkan sehingga sari-sari kunyit mengendap. Setelah itu, wajan dipanaskan dan sari-sari kunyit dimasukkan ke dalam wajan yang sudah panas dan ditunggu hingga mendidih. Terakhir, sari-sari kunyit diaduk hingga menjadi serbuk.

Dengan adanya penyuluhan dan pendampingan ini, diharapkan dapat memberi informasi kepada masyarakat Glagahwero tentang pentingnya imunitas tubuh, serta mengetahui cara-cara meningkatkan imunitas tubuh, salah satunya dengan membuat jamu instan yang berasal dari kunyit.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun