Mohon tunggu...
Ananias Asrin
Ananias Asrin Mohon Tunggu... Guru - putri sulung dari tiga bersaudara

Setiap tulisan dan bacaan adalah wawasan

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

Kritik Sastra pada puisi "AKU INGIN"

22 Desember 2020   08:26 Diperbarui: 22 Desember 2020   08:32 1017
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

AKU INGIN

"Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu
Kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
 dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan
Kepada hujan yang tak menjadikannya tiada"

Dari puisi Aku Ingin yang telah dipaparkan diatas dapat dianalisis dengan menggunakan kritik impresionitik. Diman kritik impresionotik ini merupakan kritik yang berisi ungkapan tentang pesan yang paling menarik setelah membaca karya sastra.
 Analisis dari puisi diatas adalah berikut ini :
Dari puisi di atas hal yang paling menonjol adalah Tokoh ( Aku ). Aku disini mengungkapkan perasaannya lewat sebuah karya sastra yaitu puisi Aku Ingin ( aku ingin mencintaimu dengan sederhana ). Cinta itu perasaan yang tidak bisa dimanipulasi. Serta cinta itu berawal dari sebuah kesederhanaan.
Toko disini sangat menonjol lewat kata yang dia ungkapkan dalam puisi Aku Ingin tersebut. Serta tokoh aku disini juga mengisyaratkan isi hatinya dengan kalimat

Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu
Kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
 dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan
Kepada hujan yang tak menjadikannya tiada

Tokoh dalam puisi ini lebih banyak menggunakan isyarat untuk menyampaikan isi hatinya dan kita juga sebagai pembaca dengan muda mengerti dengan kata yang singkat dan jelas.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun