Mohon tunggu...
Ami Tati Fatmawati
Ami Tati Fatmawati Mohon Tunggu... karyawan swasta -

simpel

Selanjutnya

Tutup

Catatan

Uang Diciptakan untuk Dipakai, bukan untuk Disisakan!

25 April 2011   01:00 Diperbarui: 26 Juni 2015   06:26 950
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Nah lho?

Jadi bagi anda yang merasa selalu resah gelisah dengan kondisi keuangan anda yang habis tidak tersisa dan uang gaji hanya seperti numpang lewat saja. Kini anda tidak perlu merasa bersalah.

Kenapa?

Karena menurut bapak Ahmad Gozali dari Safir Senduk bahwa uang diciptakan untuk dipakai, bukan untuk disisakan!

Jadi, anda jangan merasa bersedih jika uang anda langsung habis tidak bersisa. Karena tujuan diciptakannya uang adalah untuk dihabiskan (dipakai).

Eit tapi tunggu dulu,

Cara pemakaian atau cara penggunaan atau cara menghabiskan uang lah yang menjadi concern. Anda boleh merasa tidak bersalah jika anda mengeluarkan atau memakai atau menghabiskan uang anda dengan cara yang baik. Oleh karena itu, marilah kita cari cara yang baik untuk mengeluarkan atau memakai atau menghabiskan uang anda tersebut.

Setiap anda gajian, buatlah perencanaan pengeluaran keuangan dengan urutan sebagai berikut :

1) Kewajiban agama/sosial (Zakat, infak, sedekah, dll). Besarannya nominalnya minimal 2,5% dari besarnya gaji kotor kita atau tergantung anda mengikuti pendapat ulama yang mana.

2) Cicilan hutang. Besarnya hutang adalah maks. 30% dari besarnya pemasukan kita. Biasanya untuk membayar hutang sangat berat. Padahal dalam Islam ada 3 hal yang harus disegerakan yaitu : membayar hutang, menyegerakan untuk memakamkan mayat dan menyegerakan untuk menikahkan anak.

3) Menabung atau rencana masa depan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Catatan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun