Mohon tunggu...
Amri Yasir Mustaqim
Amri Yasir Mustaqim Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Bloger

Saya adalah bloger dengan alamat blog anydirosah.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Doa dan Salat di Malam Pengantin Baru

17 Mei 2022   21:30 Diperbarui: 17 Mei 2022   22:41 455
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber Gambar: Unsplash by Sandy Millar

Bulan syawal menjadi bulan kebanyakan orang melangsungkan pernikahan. Hal ini dikarenakan mengikuti apa yang dilakukan oleh Rasulullah ketika menikahi Aisyah ra. ketika bulan syawal. Sehingga sebagian ulama berpendapat bahwa menikah disunnahkan dilakukan pada bulan syawal.

Nah mumpung syawal nih banyak yang nikah ya kan? maka tulisan ini berkaitan dengan amalan pada malam pengantin baru. 

Disebutkan bahwa sebagian salaf (orang yang hidup pada zaman Rasulullah)pada zaman dulu mereka melakukan shalat 2 rakaat pada malam pengantin mereka. Selain itu mereka juga mendoakan istri mereka dengan lafal do’a berikut:

اللهم إني أسألك من خيرها، وخير ما جبلت عليه

Allahumma inni as aluka min khairiha wa khairi ma jubilat alaihi

Artinya: “Ya Allah aku memohong kebaikannya dan kebaikan watak yang ada padanya”.

Selain itu mereka juga berdoa, ketika mereka akan melakukan jima’ (hubungan suami istri) dengan lafal berikut:

اللهم جنبنا الشيطان وجنب الشيطان مارزقتنا

Allahumma jannibna syaithan wa jannibis syaithan ma razaqtana.

Artinya: “ya Allah jauhkanlah kami dari setan dan jaukanlah setan  dari apa yang engkau rizkikan kepada kami (keturunan)” (Hr. Bukhari 3271)

Cara membaca doa itu dengan suara yang tidak pelan juga tidak keras. Ada juga yang menyebutkan ketika sedang proses melakukan hubungan juga dianjurkan untuk menyebut nama Allah sebagai bentuk mencari berkah. Para salaf juga berpendapat bahwa doa itu bisa dilafalkan untuk malam-malam selanjutnya tidak hanya ketika malam pertama saja.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun