Lihat ke Halaman Asli

KKN-T UNIPMA Kelompok 11 Telah Mengadakan Workshop "Peningkatan Kualitas dan Kapasitas UMKM" dengan Pemateri dari Dosen Manajemen Universitas PGRI Madiun

Diperbarui: 10 Februari 2023   21:04

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Workshop "Peningkatan Kualitas dan Kapasitas UMKM" (dokpri)

Magetan -- Upaya untuk mendorong peningkatan kualitas dan kapasitas dari pelaku usaha terutama bagi UMKM sangat diperlukan untuk mengatasi berbagai tantangan dan kendala yang dihadapai dalam menjalankan serta menjaga kelangsungan usaha. Oleh karena itu, mahasiswa KKN-T dari kelompok 11 bekerja sama dengan beberapa mitra terkait dengan berlangsungnya program Workshop Peningkatan Kualitas dan Kapasitas UMKM di Kelurahan Sampung. (Sabtu, 28 Januari 2023)

Diskusi dengan Pelaku UMKM (dokpri)

Workshop tersebut menghadirkan pemateri dari Dosen Progam Studi Manajemen Universitas PGRI Madiun. Diantaranya yaitu Ibu Dr. Apriyanti, S.E.,M.M, Ibu Karuniawati Hasanah, S.E.,M.M dan Ibu Liliek Nur Sulistiyowati, S.E.,M.M. Selain itu juga dihadiri oleh bapak Lurah Sampung yaitu Bapak Suparno dan Ibu Metik Asmike selaku Dosen Pembimbing Lapangan dari mahasiswa KKN-T. Dengan hadirnya pemateri, diharapkan dapat membangkitkan semangat dan motivasi bagi pelaku usaha untuk berkarya lebih baik lagi kedepan, sehingga dapat meningkatkan daya saing usaha di daerah Magetan.

Diskusi dengan Pelaku UMKM (dokpri)

Dalam kegiatan workshop tersebut dilakukan sharing antara pelaku UMKM dan pemateri, banyak antusias dari  pelaku UMKM untuk bertanya perihal bisnis UMKM  yang sedang dijalankan diantaranya dari pelaku UMKM Bakso, UMKM Tempe, UMKM Bonsai dan Pengrajin Rajut

Pertanyaan yang diajukan oleh salah satu pelaku UMKM yaitu dari Ibu Yuyun (selaku pemilik UMKM kerajinan rajut) "Bagaimana cara mengembangkan usaha rajutnya yang akhir-akhir ini omsetnya menurun, padahal pada saat pandemi covid omset  usaha rajutnya sangat tinggi karena banyak pesanan connector masker dari rajut", selaku pemilik UMKM rajut.

Lalu Ibu Apriyanti selaku pemateri menjawab petanyaan yang diajukan oleh ibu Yuyun, "Untuk mengembalikan omset sebaiknya dilakukan inovasi pada produk kerajinan rajut, dan membuat rajutan sesuai request pembeli. Salah satunya dengan membuat dompet rajut atau menerima pesanan souvenir pernikahan karena dengan menginovasi produk pasti customer akan tertaik pada produk  yang kita jual".

Pertanyaan selanjutnya dari Bapak Kuat "Bagaimana cara memisahkan dana pribadi dengan modal". Lalu pertanyaan dijawab oleh Ibu Liliek selaku pemateri "Hal yang harus dilakukan oleh pelaku usaha yaitu dengan menghitung modal awal yang dibutuhkan serta membedakan antara modal dan uang pibadi, lalu keuntungannya bisa digunakan untuk modal lagi, atau untuk kebutuhan pribadi".

Dari kegiatan workshop tersebut ketiga pemateri memberikan motivasi pada para pelaku UMKM agar selalu konsisten pada bisnisnya sehingga dapat meningkatkan kualitas dari poduknya. Dengan adanya workshop ini diharapkan peserta dapat menjadi pelaku UMKM yang mampu bertahan dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas dari bisnis yang dijalaninya.




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline