Lihat ke Halaman Asli

Nasi Dua Piring, Nasi Campur Tiru Indonesia Menjamur di Hongkong

Diperbarui: 25 Januari 2023   15:06

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Antre memesan “nasi dua piring” di Yau Ma Tei, Kowloon. Enak, dan.murah | Foto: Felix Wong/ SCMP

Pelanggan mengantre untuk memesan “nasi dua piring” di Yau Ma Tei, Kowloon. Enak, mengenyangkan, cepat dan nyaman.

Makan seperti nasi ramas atau nasi campur ini juga menjadi populer di  Hongkong dan disana disebut nasi dua piring," Rice with Two Dishes"

Tak jelas mengapa disebut nasi dua piring, mungkin karena nasi sudah dilengkapi lauk Pauk dan sayur tinggal di santap saja lagi seharusnya dua piring.

Menurut sebuah artikel  South China Morning Post , nasi dua piring bisa juga disebut Chap Fan menjadi terkenal karena penurunan ekonomi Hong Kong pasca-pandemi.

Grup Facebook bernama "The Hong Kong Rice with Two Dishes Concern Group" terbentuk untuk penggemar nasi dua piring.


Nasi campur atau Chap Fan juga dikenal sebagai beras ekonomi di Malaysia dalam nama Melayu lainnya  adalah nasi campur, mix rice,  nasi berlauk,   nasi yang dijual dengan pilihan lauknya  karena murah.

Antrean di luar restoran “dua piring dan nasi” di area Sham Shui Po di Hong Kong | Billy HC Kwok untuk The New York Times

“… jika sendirian, dari pada   membeli bahan hanya untuk memasak satu hidangan,  Anda dapat menghemat lebih banyak uang dengan makan di tempat penggemar chap fan" tulis seorang penggemar masakan jurnalis Hongkong Lee Khany Yi

Nasi Campur dicintai oleh banyak warga di negara-negara Asia Tenggara khususnya orang melayu. 


Di Singapura, makanan ini disebut nasi ekonomi karena disajikan untuk orang biasa dengan harga yang terjangkau.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline