Lihat ke Halaman Asli

Yose Revela

TERVERIFIKASI

Freelance

Panggung Komedi Dua Tim Merah

Diperbarui: 5 Oktober 2020   08:24

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Liverpool dan Manchester United (Talksport.com)

Judul di atas, adalah satu kesimpulan sederhana, dari performa mengerikan Liverpool dan Manchester United di pekan keempat Liga Inggris musim ini.

Hanya saja, ini mengerikan dalam arti negatif, karena mereka sama-sama kalah dengan margin lima gol. Di Old Trafford, Setan Merah dihajar 1-6 oleh Tottenham Hotspur. Di Villa Park, Aston Villa menggasak Liverpool 7-2.

Dua tim ini sama-sama tampil berantakan, jadi bulan-bulanan lawan, dan jadi bahan tertawaan. Hanya saja, situasinya cukup berbeda

Di Manchester, MU sebenarnya mampu unggul lebih dulu lewat penalti Bruno Fernandes di menit awal. Tapi, Spurs langsung membalas lewat aksi Tanguy Ndombele dan Son Heung-Min.

Situasi ini merusak momentum mereka, dan mental tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer semakin ambruk, setelah Anthony Martial dikartu merah wasit akibat menampar Erik Lamela.

Alhasil, tim asuhan Jose Mourinho kian merajalela. Keunggulan jumlah pemain mampu dimanfaatkan dengan baik untuk mendominasi jalannya pertandingan, dan mencetak empat gol lagi lewat dwigol Harry Kane, satu gol lagi dari Son Heung-Min, dan Serge Aurier.

Di kota Birmingham, kekacauan sebetulnya sudah mengganggu Liverpool, sejak sebelum pertandingan dimulai. Cedera Alisson pada sesi latihan, ditambah Thiago Alcantara dan Sadio Mane yang sama-sama absen akibat terkena virus Corona, sukses membuat semuanya ambyar.

Di bawah mistar, Adrian yang tampil sebagai pengganti sang Brasileiro justru mengalami mimpi buruk. Diawali dengan blunder di menit awal, gol-gol lainnya mengalir begitu saja..

Di lini belakang, Virgil Van Dijk dkk terlihat tak fokus, Alhasil, Ollie Watkins mampu membuat trigol, Jack Grealish mampu membuat dwigol, dan dua gol lainnya datang lewat aksi Ross Barkley dan John McGinn.

Liverpool sebenarnya mampu memperkecil kedudukan lewat dwigol Mohamed Salah, mampu mendominasi penguasaan bola, dan membuat sejumlah peluang.

Hanya saja, penampilan disiplin lini belakang Villa membuat tim asuhan Jurgen Klopp menemui kebuntuan. Tak adanya sosok playmaker seperti Thiago, membuat dominasi Si Merah justru jadi kelemahan yang diekspos Villa habis-habisan.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline