Lihat ke Halaman Asli

Abdul Adzim Irsad

Mengajar di Universitas Negeri Malang

Gus Mus Kesetiaan Seorang Suami Terhadap Istri

Diperbarui: 2 Juli 2016   08:29

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Siapa yang tidak kenal dengan KH Mustafa Bisri. Semua tahu, apalagi para pencinta buku sufi, sudah mengerti dan faham sejatinya Gus Mustafa Bisri. Bahkan, para pengguna medsos, baik twitter dan facebook, mengenal sekali kedalaman spiritual Gus Mustafa Bisri. Kalimat-kalimat demi kalimat yang tertulis sangat rapi, santun dan mudah dimengerti sekaligus penuh dengan makna yang mendalam.

Syair-syair yang terucap dari lisan sangat tajam dan mendalam, seolah-olah itu sebuah pedang yang mudah menguncam kepada setiap orang yang bersinggungan. Gus Mustafa Bisri tidak pernah bergenti berkarya untuk kebaikan bangsa, khususnya warga Nahdhotul Ulama, karena memang beliau lahir, tumbuh dan besar di kalangan Nahdatul Ulama. Tetapi, Gus Mustafa Bisri begitu mencintau Saudaranya Muhammadiyah, karena memang Muhammadiyah itu memimiliki kecintaan yang sama terhadap Negara Kesantuan Republik Indonesia.

            Sebuah ungkapan yang sangat indah dan mengesankan yang di tulis oleh Gus Mus seputar masalah keluarga”.

” Anakmu kau serahkan babumu

Istimu kau serahkan supirmu

Dirimu kau serahkan sekertarismu

Tuhanmu kau serhkan siapa”.

Ketika membicangkan Negara, Gus Mus begitu santun sekaligus terlihat begitu mencintai Negara Kesantuan Republik Indonesia. Tetapi, Gus Mustafa Bisri tidak habis-habisnya mengkritisi para koruptor serta orang-orang yang merusah negeri ini mengatasnamakan agama.

Barangkali, Gus Mustafa Bisri sosok santri yang mengajarkan islam melalui pendekatan kesantunan, budaya dan bahasa yang indah nan mempesona. Ungkapan-ungkapan seorang sufi yang di sebarkan mengisnpirasi setiap orang yang membacanya. Ini menjadi sebuah bukti, betapa dalamnya spiritual seorang Mustafa Bisri. Tetapi, tidak semua orang suka kepada Mustafa Bisri dengan alasan sederhana “karena memiliki menantu yang bernaama Ulil Absar Abdalla”. Tetapi, tidak membuat Gus Mus sakit hati, karena beliau mungkin justru bersyukur kepada ilahi agar ke imana semakin tinggi.

Dua hal yang membuat saya kagum kepada beliau di dalam mengarungi hidupnya hingga kini”

Pertama seputar masalah rumah tangganya, yang begitu rukun, santun, ramah dan penuh wamaddah warahmah.Tidak pernah tedengar masalah, bukan berarti tidak pernah masalah. Hanya saja, keluarga Gus Mustafa Bisri itu menjadi teladan sejati bagi kaum lelaki bagiamana cara membahagiakan dan memulyakan seorang istri. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline