Lihat ke Halaman Asli

Widya Nurreni Astuti

Mahasiswa hukum

Monumen Reyog Berbahan Knalpot ,Inilah Seni yang Luar Biasa Polres Ponorogo

Diperbarui: 15 Januari 2025   13:34

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ponorogo 

Penggunaan knalpot brong yang meresahkan masyarakat, Polres Ponorogo menyajikan inovasi yang tak terduga. Ratusan knalpot brong hasil razia disulap menjadi sebuah karya seni monumental yakni Patung Reyog.

Kapolres Ponorogo AKBP Anton Prasetyo mengatakan, instalasi seni dengan lebar tiga meter itu sengaja dipasang di pintu masuk kabupaten ini.

Monumen reog bertajuk Ponorogo Zero Knalpot Brong itu diresmikan pada hari Senin 13 Januari 2025.

Menurut kapolres, monumen terebut menjadi penanda larangan penggunaan knalpot non standar.

"Kami sudah melakukan upaya menekan penggunaan knalpot brong maupun balap liar, salah satunya dengan penindakan,'' kata Anton.

Kapolres Ponorogo ini ingin memberikan pesan tegas bahwa Ponorogo tidak akan toleran terhadap pelanggaran lalu lintas, terutama penggunaan knalpot brong yang mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat." Ujarnya lagi.

Bupati Sugiri Sancoko mengapresiasi pembangunan monumen reog berbahan knalpot bukan standar prabrik itu.

Dirinya mengamini jika penggunaan knalpot bersuara keras tersebut sering menimbulkan keluhan dan mengganggu mengganggu warga.

Keberadaan patung reyog dari knalpot brong ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Banyak yang mengapresiasi kreativitas dan inisiatif Polres Ponorogo dalam mengatasi masalah knalpot brong. Namun, ada juga yang skeptis dan mempertanyakan efektivitas langkah ini dalam jangka panjang.

Patung reyog dari knalpot brong ini mengajarkan kita bahwa masalah dapat diubah menjadi solusi yang kreatif. Semoga karya seni ini tidak hanya menjadi hiasan semata, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berkarya dan menjaga lingkungan.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline