Lihat ke Halaman Asli

Pray For Riau

Diperbarui: 4 September 2015   12:41

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pray For Riau

Kebakaran hutan yang kembali melanda Provinsi Riau saat ini memberikan dampak yang signifikan terkhusus aktifitas masyarakat yang terganggu, seperti melakukan aktifitas kerja, sekolah, dan lainnya. Melihat kondisi ini, pemerintah terutama Provinsi Riau sudah mengerahkan kekuatan seperti menurunkan tiga helikompter untuk memadamkan api yang dahsyat (besar). Jarak pandang, pernapasan yang terganggu bisa saja menambah korban yang terkana ispa di Provinsi Riau saat ini. Bahkan, helikopter tidak bisa menembus dan memadamkan api oleh karena asap yang tebal mengganggu jarak pandang.

Dalam kasus seperti ini, pemerintah harus sigap dan gerak cepat untuk bisa mengatasi permasalahan kebakaran hutan yang melanda Riau. Sampai hari ini (Jumat, 4/03) kabut asap kiat pekat dan tebal, tidak ada daya bagi masyarakat untuk mengatasi kebakaran hutan ini karena sudah pasrah dan sudah terbiasa dengan asap yang tebal seperti sekarang. 

Kebakaran hutan dengan tujuan untuk memperluas kegiatan perkebunan (pembukaan lahan baru) membuat dampak luas di masyarakat. Lalu, siapa yang bertanggungjawab akan kejadian semacam ini ? Telusur dan telusur, namun tidak membuahkan hasil membuat sebagian masyarakat malas dan enggan menanggapi kebakaran hutan saat ini. Malas, karena keserakahan individu yang membuat dampak serius bahwkan terengut korban jiwa. 

Kejadian itu (kebakaran hutan) jangan sampai terjadi dan meluas pada musim kemarau sekarang, tidak hanya satu provinsi  yang terkena dampak kebakaran hutan ini, Provinsi Sumsel (Palembang), Jambi, Sumbar juga terkena imbasnya. Semoga kebakaran hutan dapat segera diatasi dan pelaku yang membakar hutan tertangkap oleh pikah yang berwajib (Polisi). Mari kawan sebangsa, setanah air (Indonesia) berdoa untuk Provinsi Riau agar masalah kebakaran hutan dapat diatasi oleh pemerintah dan Riau dapat menhirup udara yang benar benar bersih.  




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline