Lihat ke Halaman Asli

Wamin Apriansyah

Hadapi, Hayati Nikmati

Pembuatan Peptisida Alami dari Bahan Serai

Diperbarui: 1 Agustus 2024   06:56

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

sumber gambar Instagram Kelompok 20

Menarik dari kegiatan yang dilaksanakan oleh Kelompok 20 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wiralodra.

Tak jarang orang merasa aneh ketika mendengar peptisida yang terbuat dari bahan alami. perlu diketahui peptisida merupakan bahan yang berasal dari zat kimia digunakan untuk membasmi hama. cairan yang biasa digunakan oleh para petani, dibuat dengan bahan alami oleh mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN di desa Bugis tua kecamatan anjatan.

Bahan yang digunakan ialah serai, rempah rempah ini selain digunakan untuk bumbu dapur dan penyedap makanan, ditangan mahasiswa bisa dibuat sebagai peptisida untuk membasmi hama.

Serai wangi memiliki aroma yang khas, aroma inilah yang digunakan untuk mengendalikan hama pada tanaman. Selain memiliki aroma yang khas, ekstrak serai wangi juga mengandung beberapa zat yang tidak disukai oleh hama.

Dari ilmu yang didapat guna melaksanakan program pendukung prodi agroteknologi Fakultas Pertanian diolah dengan teknologi sederhana dapat digunakan oleh petani guna menghilangkan hama pada tanaman.

Mengundang Kelompok tani, masyarakat setempat serta penyuluh pertanian dari pihak desa, mahasiswa mensosialisasikan dan mengajarkan petani membuat peptisida.

Salah satu kelompok tani yang hadir mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa " saya baru pertama kali melihat serai bisa dijadikan obat tanaman, ini sangat bermanfaat bagi kita petani " ujar Khumaedi selaku ketua kelompok sri darma tani.

Setelah mensosilisasikan tentang serai, mahasiswa pun melanjutkan dengan mempraktekan cara membuat peptisida

"selain memberitahu manfaat dari serai, kami kelompok 20 juga mengajarkan pembuatan peptisida dari bahan serai ini" kata Tedy bachtiar selaku ketua kelompok 20

sumber gambar Pixabay

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline