Lihat ke Halaman Asli

Wahyu Indrawi

Hi, i'am a blogger

Menyusun Peta Hidup: Pentingnya Visi dan Misi dalam Kehidupan

Diperbarui: 22 Desember 2023   09:09

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

sumber: pexels-pixabay

Artikel ini merupakan tulisan keduaku di Kompasiana. Sebenarnya, keinginan untuk menulis di platform ini sudah muncul sejak tahun lalu. Namun, karena ada kegiatan lain yang membutuhkan perhatian lebih, baru sekarang saya bisa mewujudkannya.

Ada beberapa hal yang aku fikirkan sebelum benar-benar nyemplung didalam suatu hal agar nantinya bisa menjaga mood. Tujuan utamanya ialah biar adanya konsistensi ketika sudah nyemplung nantinya, sekalinya nyemplung biar basah semua sekalian.

Target pertama di kompasiana ini bisa menulis 50 tulisan yang akan saya publikasikan di Kompasiana terlebih dahulu. Setelah aku keliling di kompasiana dan saya banyak membaca beragam tulisan menarik dan panjang dari penulis lain di platform ini, sudah seperti sinetron Cinta Fitri yang memiliki 7 musim saja. Saya kagum jika tulisannya tak hanya sarat makna, tapi juga sangat mengalir dan enak dibaca. Saya sendiri belum bisa menulis banyak-banyak.

Saat ini, kemampuan saya untuk menulis panjang masih perlu ditingkatkan. Bahkan dalam menulis 800 kata, kadang-kadang masih ada typo dan tulisan masih terasa kurang teratur. Oleh karena itu, dalam waktu dekat ini, saya memilih untuk menulis dalam kisaran 500 hingga 700 kata terlebih dahulu. Setelah itu, saya akan menambahkannya sedikit demi sedikit agar tulisan saya bisa lebih panjang, enak dibaca, dan memiliki bobot yang lebih mendalam.

VISI & MISI

Pada artikel ini aku akan menulis tentang visi dan misi dalam menulis, seperti halnya perjalanan saya di Kompasiana, memainkan peran krusial. Visi dan misi adalah pemandu yang membimbing setiap langkah, memberikan arah, dan mewujudkan impian. Dalam meniti perjalanan menulis, pemahaman akan visi dan misi sangat penting untuk membangun fondasi yang kokoh.

Visi dalam konteks menulis adalah gambaran besar tentang apa yang ingin dicapai. Bagi saya, menulis 40 tulisan di Kompasiana pada bulan Desember adalah impian yang mewakili visi saya. Saya membayangkan perjalanan menulis yang lebih jauh, menciptakan konten bermakna yang tidak hanya memengaruhi pembaca, tetapi juga memberikan pengaruh positif dalam komunitas menulis online.

Seiring dengan visi, misi adalah langkah-langkah konkret yang diambil untuk mewujudkannya. Dalam hal ini, menjaga konsistensi dan memastikan tulisan saya memiliki kualitas adalah misi utama. Saya menyadari bahwa kualitas dan konsistensi menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai visi besar saya.

Sebelum saya benar-benar terjun ke dunia menulis, saya mempertimbangkan beberapa hal untuk menjaga mood, sejalan dengan upaya menjalankan misi konsistensi. Saya percaya bahwa dengan benar-benar meresapi setiap momen dalam menulis, hasilnya akan jauh lebih memuaskan.

Meskipun masih memiliki keterbatasan dalam menulis panjang, saya memilih untuk fokus pada kisaran 500 hingga 700 kata terlebih dahulu. Ini adalah langkah bijak untuk mengatasi kendala saat ini dan sekaligus mempersiapkan diri untuk menulis dengan lebih mendalam di masa depan.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline