Lihat ke Halaman Asli

Teknik Cepat dan Simpel Membuat Laporan Cash Flow

Diperbarui: 1 September 2018   06:25

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

www.pexels.com

Bila hanya fokus pada Laporan Laba Rugi, maka akan tertipu,

Bila terlalu fokus pada Laporan Cash Flow, maka akan tersesat

Dan bila tidak paham membaca Neraca, maka akan mati rasa :)

So..... ketiganya penting bro!

Seperti yang kita pahami, bahwa Laporan Cash Flow atau Arus Kas adalah salah satu dari 4 (empat) Laporan Keuangan; Laporan Laba Rugi, Neraca, dan Laporan Ekuitas.

Panduan tentang cara mudah membuat Laporan Laba Rugi sudah pernah ditulis di kompasiana ini, monggo kalau mempelajari di sini, sedangkan cara membuat Neraca (Laporan Posisi Keuangan) juga akan dibahas nanti... tunggu saja di blog ini.

Untuk kali ini, kita akan membahas teknik cepat dan simpel membuat laporan Arus Kas (statement of cash flow).

Perlu kita ketahui bahwa Laporan Laba Rugi beorientasi pada kinerja atau performance perusahaan. Dalam Laporan Laba Rugi tidak menunjukkan pada PERGERAKAN kas. Namun Laba perusahaan sangat penting untuk menjaga perusahaan terus bertumbuh.

Sedangkan Laporan Arus Kas mengacu pada ability  to perform sebuah perusahaan. Laporan Cash Flow menunjukkan berapa uang yang masuk dan keluar. Dan kurang memperhatikan apa perusahaan laba atau rugi.

Jadi kedua laporan tersebut sama-sama penting dan saling melengkapi, "tak lezat kan, kalau makan siang hanya nasi putih tanpa lauk?" Kira-kira seperti itulah sederhananya.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline