Lihat ke Halaman Asli

Harap Semu

Diperbarui: 17 Juni 2015   08:40

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Diam!

Jangan bergerak dari waktu yang tak berhenti berdetak!

Kau hanya berani bersembunyi di balik getar rindu yang kau pikir memabukkan.

Asa ini membumbung cukup tinggi memlewati cakrawala.

Iming-iming yang selalu kau nyanyikan setiap malam memekakkan telinga.

Semua hanya semu.

Harap Semu yang tidak menjadi nyata walaupun kau berdoa hingga air matamu mengering.

biarkan waktu bergerak dengan cepat.

kau, diamlah pada posisimu!

kau pemberi harap semu.

harap berjuta pasang mata yang berharap keindahan dalam kehidupan.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline