Mama Aku di TI, kalimat yang sempat menjadi trending di twitter dan ramai menjadi perbincangan serta perhatian, terutama para penggemar Game PC yaitu DOTA 2 . Tidak lain yaitu sosok player Dota 2 Indonesia Kenny "Xepher" Deo.
Xepher Bersama rekan setimnya yaitu Matthew "Whitemon" Filemon menjadi pemain DOTA 2 pertama asal Indonesia yang ikut serta dalam TI 10. TI 10 merupakan singakatan dari “The International 10” yang bearti kejuaraan Internasional dan telah diadakan 10 kali secara berturut-turut, dan kejuaraan ini bertaraf Internasional yang saat itu diseleggarakan di Sweden.
Dengan 14 tim esport ternama dari seluruh dunia akan bertemu dalam satu tempat dan memperebutkan gelar TI. Dengan total hadiah sebesar 40 juta dollar AS, atau setara dengan Rp. 563 Miliar, TI juga menjadi salah satu kejuaraan esport dengan hadiah terbesar dibanding dengan kejuaraan esport lain.
Baik Xepher dan Whitemon sama-sama tergabung dalam tim Esports T1 asal Korea Selatan sejak tahun 2020 (Xepher) 2021 (Whitemon). Bersama dengan rekan satu timnya Karl Matthew Baldovino dan Carlo Palad dari Filipina, Nuengnara Teeramahanon dari Thailand, Berserta Coach Park Tae-won dari Korea.
Kehebohan Mama Aku di TI ini bermula dari wawancara Xepher usai membawa timnya menang atas Alliance dengan skor 2-0 di playoff lower bracket TI 10. Saat itu ia menjadi perwakilan dari timnya untuk melakukan wawancara seputar bagaimana perjuangan T1 yang sejak awal berat, mengingat tim T1 baru kali ini mengikuti kejuaraan TI ini.
Di pertengahan sesi wawancara Xepher bersama Sirlactionslacks selaku host TI meminta Xepher selaku pemain asal Indonesia pertama di The International untuk memberikan pesan kepada fans-fans yang menonton kejuaraan ini khususnya penggemar yang ada di Indonesia.
Sontan Xepher meminta untuk menggunakan bahasa Indonesia dan mengucapkan: "Mama Aku di TI"
Perkataan Mama Aku di TI ini pun langsung disambut ramai para fans dan penggemar DOTA 2. Terutama para penggemar dari Indonesia, hingga terlihat perkataan ini memuncaki trending topik Twitter dalam waktu singkat.
Video Xepher saat mengucapkan Mama Aku di TI pun banyak beredar di media sosial. Tidak hanya Twitter, melainkan dimedia sosial lainnya yang dibagikan para penggemar DOTA 2 beramai-ramai.
Perjuangan Xepher bersama T1 ini tidaklah mulus, di awal-awal bahkan terlihat cukup berat. Hingga akhirnya sempat lolos penyisihan untuk masuk ke upper bracket play off TI 10. Namun harus menelan kekalahan dari PSG.LGD yang memaksa tim ini turun ke lower bracket.
Namun secara mengejutkannya T1 sukses mengalahkan Alliance dengan skor telak 2-0. Salah satu tim Esports DOTA 2 yang cukup berpengalaman dalam kancah dunia tersebut bisa disingkirkan Xepher bersama timnya.