Lihat ke Halaman Asli

Kalah 10 Gol, Dihujat, Masuk TV, Kalahkan Singapore Menunggu 14 Tahun Dianggap Biasa?

Diperbarui: 24 Juni 2015   20:16

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Olahraga. Sumber ilustrasi: FREEPIK

Tepat pada bulan Pebruari tahun 2012 kesebelasan  Nasional Indonesia berangkat menuju Negara Bahrain dengan satu kendala yaitu FIFA tidak mengizinkan pemain pemain 18 Klub ISL memperkuat Timnas Indonesia.Pada waktu itu Pelatih Timnas Indonesia di percayakan kepada Aji Santoso,waktu sempit dan persediaan pemain terbatas karena ada nya Breakaway League yaitu ISL di Indonesia.

Dengan keterbatasn pemain pemian Timnas berangkat jugalah ke Negara Bahrain dalam rangka menjalankan tanding tandang pada babak kualifikasi PPD 2014.Peraturan PSSI tidak menggunakan pemain pemain yang berlaga di Breakaway league juga sama ketiak Irfan Bachdim tidak di panggil Alred Reidl untuk memperkuat Timnas AFF 2010,karena Irfan Bachdim main di Persema IPL.

Hasil pertandingan sudah di ketahui semua Timnas Indonesia kalah 10 Gol tanpa balas dari Negara Bahrain,dan setelah itu apa yang terjadi di dalam negeri Indonesia ???Kekalahan yang menyolok tersebut di jadikan bahan olok olokan dan hujatan tidak henti hentinya dari pihak ISL dan KPSI..

Sampai sampai diadakan acara langsung dialog di TVONE untuk mendiskreditkan PSSI serta pengurus pengurusnya.Kebanyakan para anak anak Bangsa senang dengan sebuah musibah yang menimpa rekan rekan mereka di Timnas Indonesia PPD.Salam 10-0 terlihat setiap hari di media media yang menyediakan kolom komentar..

Lepas sudah sakit hati,dengki dan hinaan kepada PSSI yang dipimpin Djohar Arifin saat itu,tidak ada yang tersisa di lubuk hati yang paling dalam kata kata yang membuat PSSI tersudut.Padahal mereka tahu kenapa PSSI tidak menikut sertakan pemain ILS adalah statuta FIFA berkata demikian.Tapi itu tidak di pandang oleh mereka yang mereka tahu kalah 10-0 memalukan Bangsa dan Negara.

Sekarang apa yang terjadi pada bulan Pebruari 2012 itu kembali terjadi tapi berbalik prestasi dari bulan Pebruari.Timnas Indonesia berhasil mematahkan keperkasaan Kesebelasan Nasional Singapore yang sudah 14 tahun tidak bisa di kalahkan.

Selama 14 tahun ada 14 musim kompetisi dan yang katanyanya adalah kompetisi yang terbaik dan terglamor,dengan jumlah penonton yang ter .......Ada satu kalimat di sepakbola dimana kalau sebuah Kompetisi di jalankan dengan baik maka akan melahirkan pemain pemain terbaik pula.

Masa selama 14 musim kompetisi tidak menghasilkan 11 pemain yang bisa mengalahkan Singapore ??? Ada apa ini ???? Atau memang sengaja tidak di kalahkan karena ada judi tau atur skor untuk menghasilkan uang di sana ??????

Prestasi yang sudah 14 tahun di tunggu tunggu oleh semua pemain,pemerhati sepakbola Indonesia akhirnya terpecahkan oleh anak anak Bangsa yang masih debutan dan baru berlatih bersama 8 bulan oleh Pelatih Nilmaizar.

Terlihat ketika Timnas Indonesia kalah 10 Gol,banyak yang menghina,menghujat dan mencaci PSSI beserta pengurus lain nya.Tapi ketika berhasil dan berjaya menciptakan prestasi tidak ada penghargaan,apresiasi, pujian yang di alamatkan kepada PSSI dan pengurus nya.

Membenci Bangsa dan Negara kalau bisa di hindari dan di jauhkan dari pikiran,benci lah para Individu atau Oknum nya, juga begitu kalau ada prestasi maka hargailah prestasi itu walaupun itu tidak besar tapi sebuah prestasi yang spetakuler dan sudah 3,5  kali periode ( 14 tahun ) itu baru bisa di balas tahun ini,

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline