Lihat ke Halaman Asli

Ujang Ti Bandung

TERVERIFIKASI

Kompasioner sejak 2012

Hutan Mengajari Kita Konsep Realitas

Diperbarui: 13 Februari 2024   18:11

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Images: StoryofPepony

HUTAN MENGAJARI KITA TENTANG APA ITU REALITAS !

Banyak yang keliru dalam memahami konsep realitas karena terlalu statis dan berpikir empiristik dalam memahami konsep realitas, dianggapnya realitas=sebatas yang dunia indera menangkapnya (faktual)

Secara substansi konsep realitas mesti dipisah secara otonom dengan manusia sebagai subyek penangkap (bukan pencipta) realitas. Adanya planet planet bukan kita yang menciptakannya,kita hanya menangkap realitasnya.Realitas Descartes tidak diciptakan oleh pikiran Descartes, kesadaran Descartes hanya menyadari keberadaannya

Dan kita harus bisa bedakan antara konsep "realitas" dengan "fakta" atau faktual agar tidak terjadi tumpang tindih dan salah pengertian

Realitas adalah konsep tentang ADA atau peristiwa atau segala suatu yang memiliki essensi dan eksistensi.Realitas adalah totalitas perihal ADA atau peristiwa. Sedang "fakta" adalah bagian dari realitas yang tertangkap secara inderawi

Contoh ; Ada peristiwa kriminal di suatu tempat,secara total keseluruhan peristiwa tsb kita sebut "realitas kriminal",Tapi ketika di selidik maka banyak aspek dari peristiwa tsb yang masih gaib, dan hanya sebagian yang terungkap secara faktual

Jadi jangan pernah melukiskan realitas sebagai suatu yang keseluruhannya faktual atau menyamakan makna "realitas" dengan "faktual" supaya pengertiannya tidak tumpang tindih. Karena tidak seluruh realitas telah atau bisa faktual

KASUS HUTAN

Kalau kita masuk hutan rimba maka kita masuk realitas hutan, Artinya realitas hutan adalah totalitas seluruh keberadaan yang ada dalam hutan tsb

Pertanyaannya ; berapa persen yang bisa kita tangkap secara langsung dengan dunia indera bila kita masuk kedalamnya ? Tentu hanya sedikit,sebagian nya gaib

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline