Lihat ke Halaman Asli

Retorika dan Segala Aspek yang Mencakupinya

Diperbarui: 12 Juni 2024   00:12

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dokumentasi pribadi Syauqi Faiz

Ditulis Oleh: Syamsul Yakin & Syauqi Faiz

Dosen & Mahasiswa UIN Syarif Hidayatulah Jakarta

Ruang lingkup adalah batas atau perbandingan. Ruang lingkup bahasa kajiannya meliputi bahasa sebagai pengertian, bahan, benda, tujuan, komponen dan hubungannya dengan informasi lain. ruang lingkup retorika mencakup pembicara, pesan, dan audiens.

Komunikasi verbal adalah komunikasi, baik verbal maupun nonverbal, antara pembicara dan pendengar, baik secara tatap muka maupun dalam jarak berdekatan; Ini termasuk bahasa tubuh dan gerakan tubuh.

Pernyataan ini dapat diartikan secara sempit maupun luas. Diksi secara sederhana berarti seni berbicara atau seni berbicara. Secara umum, retorika adalah seni, keterampilan, pengetahuan dan ilmu komunikasi lisan dan tulisan, serta bahasa dan bahasa tubuh.

Singkatnya, tuturan berkaitan dengan tata bahasa, logika dan bahasa, dari pembicara hingga pendengarnya. Bahasa dalam arti luas bukan sekedar bahasa atau teori, tetapi mencakup seluruh aspek proses komunikasi yang terus berkembang. Dalam pengertian ini, bahasa adalah warisan budaya.

Sifat ilmiah kata adalah faktual, sistematis, analitis, objektif, terkendali, kritis, dan logis. Tujuan utama berbicara adalah mengubah sikap, pikiran, dan tindakan pendengar secara efektif dan efisien. Hal ini dapat dicapai dengan menggunakan sifat ilmiah dari percakapan tersebut.

Pertanyaan-pertanyaan filosofis dan retoris terutama menyangkut ontologi, yaitu struktur kata-kata. Yang kedua berkaitan dengan masalah epistemologi dan bagaimana seseorang mengetahui tentang kata-kata. Ketiga aksiologi, apa manfaat berbicara?

Pada mulanya pidato mempunyai tiga unsur; Pembicara, pendengar, dan pesan yang memberi informasi, membujuk, dan menghibur, sering kali menjadi substansi atau inti suatu pidato. Namun belakangan ini, media telah menjadi bagian penting dari kosa kata, baik itu media tradisional, tradisional, dan sosial.

Pidato setidaknya terdiri dari tiga bagian. Pertamakemampuan membujuk (membujuk atau mengubah hati dan pikiran). Agar seorang pembicara dapat menggugah emosi pendengarnya, ia harus memiliki pathos agar pendengarnya tergerak oleh kesedihan dan merasakan simpati serta kasih sayang.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline