Lihat ke Halaman Asli

Syarif Yunus

Dosen - Penulis - Pegiat Literasi - Konsultan

Aksi 21 Mahasiswa S3 Unpak Studi Pedagogi ke Negeri Jiran

Diperbarui: 3 Maret 2019   10:17

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

sumber: dokpri


Di era revolusi industri 4.0, pendidikan dipastikan memegang peranan penting. Apalagi proses pendidikan yang bertumpu pada inovasi dan kreativitas sehingga mampu menghasilkan riset yang berdaya guna bagi kehidupan. Di sisi lain, pendidikan tanpa pedagogi pun terkesan "kering kerontang". Karena pedagogi, menekankan pada seni mengajar. Studi tentang proses pengajaran dan pendidikan yang lebih melibatkan hati, bukan hanya logika.

Membangkitkan proses dan seni mengajar yang menarik lagi menyenangkan, harus diakui, tidaklah mudah. Apalagi di tengah gempuran era digital seperti sekarang. Maka siapapun, dosen atau guru sebagai eksekutor pendidikan harus memiliki kemampuan pedagogi yang mumpuni. Sehingga program pengajaran bukan hanya efektif. Tapi harus menarik dan menyenangkan. Semuanya terletak di pedagogi.

Berangkat dari mimpi. Agar bisa menambah wawasan dan memperdalam ilmu pedagogi. Sekitar 21 mahasiswa S3 Manajemen Pendidikan Universitas Pakuan Bogor Angkatan 2018 Reg. 2 melakukan studi pedagogi ke negeri jiran Malaysia. 

Bertajuk "Studi Banding dan Visitasi Pedagogi", mahasiswa S3 MP Unpak bertandang ke kampus Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM), Islamic International University Malaysia (IIUM), Sekolah Al Amin, dan Sekolah Adni pada 26 Feb - 2 Maret 2019. Dibimbing oleh Prof. Dr. Ing. Soewarto Hardhienata, Direktur Pascasarjana Unpak dan Dr. Eri Sarimanah, M.Pd.

Studi pedagogi ini bertujuan untuk menambah wawasan dan keterampilan teknis mahasiswa calon doktor manajemen pendidikan dalam mengelola proses belajar-mengajar dan strategi manajemen pendidikan yang lebih aplikatif dan kompetitif. Sehingga belajar sebagai kegiatan yang menyenangkan dapat diimplementasikan dalam aktivitas pengajaran sehari-hari.

Ke-21 mahasiswa S3 Manajemen Pendidikan Unpak terdiri dari: Arif Fadhilah, Anang, Farid, Simon Yigibalom, Bakri, Nur Harris, Fifi P. Jubilea, Lukman Azhari, Solihin, Mahpud, Asep, Bukit Adunugroho, Uun Nurhayati, Siti Rohayati, Andika, Billy Komara, Syarifudin Yunus serta Indah, Lely, Fauzi, Sudarwan. Mereka berkomitmen untuk mendalami aspek pedagogi yang efektif dan efisien serta sesuai dengan dinamika peradaban belajar dari waktu ke waktu.

Karena harus diakui, pendidikan dan pengajaran hakikatnya tidak memiliki batas kesempurnaan. Sehingga belajar dan pembelejaran harus terus dikembangkan ke dalam satuan pembejaranan yang lebih optimal, di samping mampu mengantisipasi perubahan drastic dalam kehidupan manusia.

Aksi 21 mahasiswa S3 MP Unpak studi pedagogi ke negeri jiran bukanlah mimpi. Tapi sebuah aksi nyata. Di samping studi banding aspek pedagogi, mahasiswa S3 MP Unpak pun ikut mempromosikan dan memperkenalkan Universitas Pakuan Bogor sebagai salah satu universitas dambaan yang berorientasi pada keterampilan pedagogi. 

Hal ini sebagai cerminan visi Unpak sebagai universitas yang unggul, mandiri, dan berkarakter. Maka wajar, universitas yang terletak di "kota hujan" ini berhasil menorehkan "peringkat ke-144" dari 572 universitas di Indonesia dalam "2019 Indonesian University Ranking" versi 4icu.org (https://www.4icu.org/id/).

"Kami bersyukur dapat lakukan studi pedagogi ke negeri jitran Malaysia. Agar bisa menimba ilmu pengajaran dan memperomosikan Unpak sebagai kampus pilihan. Insya Allah, studi pedagogi ini bermanfaat bagi pengembangan ilmu kami. 

Di samping menjadi batu loncatan untuk mampu selesaikan studi di tahunn 2021 nanti secara bersama-sama, tentu dengan disertasi yang berkualitas" ujar Fifi P. Jubilea, salah satu mahasiswa S3 MP Unpak sekaligus fasilitator kegiatan studi pedagogi.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline