Lihat ke Halaman Asli

Ekosistem Alam Hancur Berantakan

Diperbarui: 28 Agustus 2016   15:10

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Illustrasi: ditabrenna.wordpress.com

gumpalan hujan berarak perlahan
menyusup pori-pori di ketiak awan
angin meniupnya ke arah selatan  
membawa jutaan sel keberkahan 

petir dan halilintar beradu bersahutan
merobek memburaikan perut awan
saat waktu berada di antara sepenggalan "kun"
jadilah ia hujan berjatuhan, terjun turun 

sebagian bumi nusantara kini gersang
setelah kebakaran melahap dedaun rindang
padahal ia dicipta sebagai temali bertautan
tersambung ke semesta dimensi mizan 

hujan, mahluk yang setia pada titah Tuhan
ia penuh keikhlasan membuahi tetumbuhan
sawah, ladang, irigasi jadi penuh kemanfaatan
menjaga manusia dari bencana kepunahan 

sedang manusia penuh keserakahan  
demi kepuasan tak berhenti membakar hutan
untuk memenuhi kebutuhan permukiman
juga untuk meningkatkan laba dan keuntungan  

ke manakah limpasan air hujan
jika area resapan terus menghilang
tak ada pohon penahan penyimpan cadangan
keberkahan pun berganti menjadi bencana mengerikan 

manusia selalu tak mau disalahkan
malah menjadikah hujan sebagai kambing hitam
ketika ia memenuhi halaman rumah dan jalan-jalan
sehingga bencana banjir tak dapat dielakkan 

padahal alam diciptakan penuh keseimbangan
untuk dijaga agar tidak punah lalu tenggelam
bukankah atlantis pernah menjadi simbol peradaban
sebab kedurhakaan mereka dipunahkan 

bencana banjir dan kebakaran hutan
bukanlah semata murka dan kemarahan alam
ia menjadi alarm yang akan terus berbunyi
ketika manusia terus lupa diri 

sebab bencana, flora rusak, fauna berang
ekosistem alam hancur berantakan
dan kerakusan terus membelenggu insan
menggerogoti bumi menunggu ledakan 

Bandung, 28 Agustus 2016

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline