Lihat ke Halaman Asli

Sutomo Paguci

TERVERIFIKASI

Advokat

Membaca di Tempat-tempat yang Ekstrem

Diperbarui: 3 Januari 2018   20:51

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Membaca di puncak gunung (Dok Pri)

Kadang-kadang butuh suasana berbeda agar bacaan lebih meresap ke dalam jiwa. Membaca di perpustakaan, kamar atau cafe sudah terlalu mainstream. Saatnya mencoba tempat membaca yang baru dan lebih greget.

Dahulu sekali, penulis masih ingat suka membaca buku-buku sejarah di benteng Malborough, Bengkulu. Benteng ini didirikan oleh East India Company (EIC) tahun 1714-1719 di bawah gubernur Joseph Callet sebagai benteng pertahanan Inggris. Pemandangannya bagus, persis menghadap ke Samudera Hindia.

Belakangan, penulis terus mengeksplorasi tempat-tempat baru. Berikut ini rekomendasi tempat-tempat membaca kekinian tapi ekstrem, dijamin lebih greget. Pada dasarnya, sih, membaca bisa di mana saja, tapi membaca di tempat-tempat ini akan terasa nuansa berbeda.

1. Di puncak gunung

Tempat membaca favorit (Dok Pri)

Di hari libur atau akhir minggu begini penulis suka mengemasi berkas-berkas, buku, majalah, tenda dan peralatan pendakian lainnya. Lima jam kemudian penulis sudah berada di puncak Gunung Talang. Gunung ini satu-satunya gunung paling dekat dari tempat penulis tinggal.

Tempat kemping favorit penulis ada di puncak hutan mati Gunung Talang. Di sini ada sedikit area datar untuk mendirikan tenda. Cuma saat musim badai sangat tidak direkomenasikan berkemah di sini.

Gunung, tenda dan buku (Dok Pri)

Bacaan ringan pembunuh waktu (Dok Pri)

Setelah mendirikan tenda, mengambil air di lembah, memasak dan makan, saatnya nyantai di hammock sambil baca-baca buku. Paling menyenangkan membaca bacaan ringan seperti novel dan majalah, tapi kadang-kadang penulis terpancing membaca berkas-berkas pekerjaan.

Sebetulnya, hampir tiap kali mendaki gunung, gunung apa saja, penulis menyelipkan bacaan di dalam tas carrier. Saat hujan lebat dan tidak bisa ngapa-ngapain di dalam tenda, cukup menyenangkan membunuh waktu dengan membaca buku, obrolan ringan dan main masak-masakan.

2. Di teluk tersembunyi

Membaca di teluk (Dok Pri)

Variasi lain tempat membaca yang ekstrem adalah di sebuah teluk tersembunyi, yang jarang didatangi orang, dengan pohon-pohon besar, batu-batu raksasa, dan dikelilingi bukit hijau permai. Sedapat mungkin tidak terlalu jauh dari tempat tinggal, bisa diakses dalam setengah atau satu jam perjalanan.

Saat membaca terdengar suara deburan ombak dan desiran pasir tersapu gelombang, ditingkahi suara burung-burung bernyanyi di dahan pohon, dan angin yang berhembus semilir. Amboi!

Setelah lelah membaca, tinggal lemparkan bola mata ke tengah laut, ke bukit-bukit yang hijau, ke pasir yang berdesir menyentuh telapak kaki. Speaker bluetooth bisa pula dihidupkan dan diletakkan di atas batu agar suara denting nyanyian dari para biduan lebih menggema ke seluruh penjuru.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline