Lihat ke Halaman Asli

Sutarno Drs

Arsitek Jiwa

Menjadi Guru yang Berdampak

Diperbarui: 25 November 2021   19:47

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Menjadi Guru yang Berdampak  

Menjadi guru itu harus mampu menyatukan hati dan pikirannya untuk selalu berkarya dan bermanfaat bagi orang lain. Mari mengenal lebih dekat dengan seorang guru muda yang kaya ide, selalu optimis dengan masa depan dan selalu siap untuk membantu orang lain menemukan identitas dirinya melalui kegiatan literasi menulis,namanya Thurnesyen Simanjuntak S.S, seorang guru SMA swasta di Cikarang. 

Beliau sangat disegani para siswa dan teman seprofesinya karena prestasi dan kemanfaatannya bagi orang banyak, termasuk bagi saya.

Semula berawal dari kegelisahanya atas adanya fakta bahwa minat baca masyarakat Indonesia sangat rendah, artinya minat menulis pun pasti juga rendah. Kenyataan ini menjadi cambuk yang kuat baginya untuk "menciptakan" dirinya sebagai penggiat literasi menulis yang handal. Apakah ini sebuah impian ? waktulah yang akan menjawabnya.

Ilmu baginya hanyalah sebuah kendaraan, tapi pengalaman adalah senjata yang perlu diasah setiap kesempatan agar bisa memenangkan setiap pertandingan. 

Proses adalah kawah "candradimuka" baginya untuk membentuk daya tahan dan daya tajam dalam menulis. Belajar dari orang yang berpengalaman dan berdedikasi adalah kesempatan untuk bertumbuh dan berkembang. Itulah yang telah dijalaninya sebelum tampil menjadi sosok yang disegani dalam dunia literasi menulis.

Ada ungkapan yang mengatakan bahwa proses tidak pernah mengkhianati hasil adalah kebenaran yang terjadi dalam diri beliau. Dengan motto kerja keras, kerja cerdas, hingga kerja tuntas menjadi salah satu rahasia kesuksesannya. Tidaklah mengherankan jika pra kondisi inilah yang menjadikan dirinya bertengger sebagai penulis papan atas hingga saat ini.

Kemampuannya menulis sudah teruji dan diakui oleh banyak pihak, dan hasilnya tidak usah diragukan lagi yaitu prestasi demi prestasi berhasil diraihnya. Baik tingkat daerah maupun nasional, sungguh membanggakan, bukan ? Banyak tulisannya yang telah menginspirasi banyak orang, baik di media cetak maupun media online. Menjadi nara sumber di sebuah stasiun radio juga pernah dirambahnya.

Dengan banyaknya relasi dan jaringan yang telah dibangun, memungkinkan beliau mendapat kesempatan melakukan wawancara dengan para tokoh nasional, seperti para menteri dan pejabat negara lainnya. Ini suatu pengalaman yang berharga membanggakan, yang datangnya bukan jatuh dari langit tapi melalui sebuah proses yang panjang. 

Beliau sengaja "menciptakan" dirinya sebagai seorang penulis. Ini sebuah kesadaran yang dibangun sejak awal, maka jangan heran kalau penghargaan demi penghargaan pun telah diterimanya.

Perjuangan yang berbuah manis., semanis prestasinya. Beliau beruntung  bekerja melayani di sekolah yang sangat mendukung aktivitasnya. Para guru sebagai teman seprofesinya juga sangat mendukung. Banyak kesempatan dilaluinya dengan berdiskusi dan sharing dengan teman seprofesinya tentang dunia literasi menulis. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline