.
Salahkan yang terpukau,
Memaksakan diri,
Terbawa arus rencana orang lain.
Mimpi sendiri digadaikan.
Jangan percaya kemudahan,
Itu hanya siasat
Pengalih dari kenyataan
Penangguhan dari derita
Memang semua ada deritanya,
Derita sebab promosi,
Jauh lebih menyiksa
Jangan mudah tertarik
Jangan mudah mengiyakan
Jangan selalu mempermudah prinsip
Hingga tiba saatnya,
Kehilangan dan sesal yang sangat mencabik
Ulah siapa?
Sebab apa tertarik?
Siapa yang memaksa dengar?
Mengapa terlalu mudah larut,
Pada larutan orang lain.
Hingga larutan sendiri,
Pergi tak kembali.
Kembali pun dengan bentuk, waktu, dan,
Kesempatan yang---sangat jauh berbeda.
Siapa-siapa bisa menganga,
Untuk dapatkan target.
Urusan konsekuensi, itu nanti.
Begitulah manfaatnya promosi.
.
Cileungsi, 15 Feb 2023, 7:32, halub
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H