Lihat ke Halaman Asli

Karakteristik Pertanyaan Efektif

Diperbarui: 4 April 2017   16:49

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Gadget. Sumber ilustrasi: PEXELS/ThisIsEngineering

Salah satu unsur pendekatan saintifik adalah menanya.  dalam proses pembelajaran, pertanyaan merupakan salah satu hal yang penting, baik pertanyaan itu dari guru maupun pertanyaan itu dari siswa. Adapun tujuan pertanyaan yaitu:.


1. Menelaah dan merangkum pembelajaran sebelumnya
Contoh pertanyaan lisannya antara lain:
“Untuk mengingat pelajaran sebelumnya, coba nyatakan dengan kata-kata bagaimana menghitung luas jajargenjang!”

2. Mendorong atau melibatkan siswa berpikir matematis

Contohnya: “seberapa besar selisih luas antara lapangan voli dengan lapangan sepak bola?”

3. Menilai kesiapan siswa

Contoh pertanyaanya:
“Bagaimana anak-anak, apakah kalian siap menyelidiki volum limas?”
“Andi, coba sebutkan peralatan apa saja yang sudah disiapkan kelompokmu!”
“Apakah masih ada pertanyaan lagi atau masih ada yang ragu, berikutnya kita akan mempelajari volum kerucut”

4. Mengecek pekerjaan rumah atau tugas kelas dan pemahaman siswa

Bentuk bertanya secara lisan juga dapat diajukan untuk mengecek pekerjaan rumah (PR) siswa.

Contoh pertanyaannya:
“Soal nomor berapa yang paling menyulitkan menurut kalian? Mengapa?”
“Adakah yang belum jelas terkait tugas tersebut?”
“Adakah kata-kata yang masih membingungkan bagi kalian?”


5. Memfokuskan perhatian siswa pada materi matematika tertentu

Contoh.
“Dewi..., mengapa kamu melihat ke luar jendela?”
“Arman, Budi.... sudahkan kalian berdiskusi dengan kelompokmu?”

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline