Lihat ke Halaman Asli

Soetiyastoko

☆ Mantan perancang strategi pemasaran produk farmasi & pengendali tim promosi produk etikal. Sudah tidak bekerja, usia sudah banyak, enerjik. Per 30 April 2023 telah ber-cucu 6 balita. Gemar menulis sejak berangkat remaja - Hingga kini aktif dikepengurusan berbagai organisasi sosial. Alumnnus Jurusan HI Fak.SOSPOL UNPAD, Angkatan 1975

Puisi | Puisi Itu WC Umum

Diperbarui: 21 November 2022   11:16

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dok.Pri.

Puisi  |  Puisi Itu WC Umum

Soetiyastoko

Apakah puisi ?
Benarkah dia, sepenggal catatan
kehidupan ?
Atau,
sekedar produk pengangguran
yang asyik
dengan dirinya sendiri ?

Bukankah puisi itu sama dengan
kelahiran
dan
kematian ?

Seperti kecelakaan
yang
setiap waktu
bisa terjadi di mana saja,
kecelakaan lalu-lintas !

Tak beda dengan kelahiran,
juga bisa terjadi di mana saja
di jalan, di kelas, di pesawat terbang,
bahkan di kakus !
Sedangkan yang lahir
di tempat tidur rumah bersalin
itu
terlalu biasa !

Persis, sama
plek-ketiplek
nasib-nya
dengan puisi:
"Tak semua masuk, dimuat media"

Bahkan tak sampai
satu
dalam sejuta puisi
yang
menjadi viral !
disuka jutaan pembaca

Tapi, ....
Mengapa, masih saja ada
yang
merangkai kata
selipkan makna dan pesan
dalam puisi ?

Aah, kamu , ...
Puisi itu WC umum !
Penolong orang-orang
yang
kebelet !

Puisi akan tetap ada,
dia lahir setiap detik

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline