Lihat ke Halaman Asli

Zulfikar Akbar

TERVERIFIKASI

Praktisi Media

Sajak Nasar di Gaza

Diperbarui: 26 Juni 2015   15:48

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

[caption id="attachment_156276" align="alignleft" width="258" caption="Aku memamah agar kalian bisa terus serakah dan kalian lebih dulu musnah (acehforum.or.id)"][/caption] Terima kasih manusia Aku masih bisa bertahan dari jaman purba Saksi kematian Habil, juga kematian  di Karbala hingga Gaza Terima kasih manusia Aku bisa menelan biji mata mayat penguasa hingga rakyat jelata Karena kalian masih bisa biarkan sejarah para durja Dengan semua sejarah yang kalian tulis tanpa lelah dengan tinta darah Aku bisa merasakan daging manusia di mulutku untuk terus kukunyah Hidangan ternikmat yang kalian suguhkan seiring cinta kalian yang hilang musnah Sekarang aku berada di Gaza Saksikan darah, asap, orang lapar dan sebagian raut wajah yang hanya bisa pasrah Aku kenyang, berkilo-kilo daging orang-orang tak bisa makan terpaksa kumamah Dengan begitu, ada kekenyangan tercipta hadirkan sumringah Bukan, bukan di wajah mereka tetapi di paruhku karena melihat matahari sedemikian ramah Bukan salahku, jika bangsa manusia kemudian musnah Tapi kalian juga yang begitu betah Biarkan binatang serakah yang lihai dengan tank-tank dan senapan bersama peluru yang terus muntah Sampai pada kalian kemudian matahari terasa demikian tidak ramah Ada sedikit heran, kalian terhalang menolong mereka yang sekarat cuma karena perbedaan agama. Kalian malah tertawa saja karena keberuntungan kalian karena merasa neraka dunia hanya untuk mereka Kutahu, kalian sudah memakan bubuk kertas yang pernah bertulis kemanusiaan Tapi, hari ini kulihat, kemanusiaan itu sudah menjadi tinja Sampai kalian sendiri hanya menelan kertas dan tak pernah menolehnya untuk musnahkan sejarah durja. -------------------------- Dedicated to: Angel in Gaza -------------------------- Ket: Burung nasar: Burung pemakan bangkai




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline