Lihat ke Halaman Asli

Susah ya Ngatur Si Kecil

Diperbarui: 17 Juni 2015   12:37

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

14218883911677750324

[caption id="attachment_365594" align="aligncenter" width="275" caption="sumber: everyday.globalpost"][/caption]

Si kecil seringkali berbuat sesuka hatinya dan membuat kita kesulitan mengaturnya.

Moms ingin mengajarkan si kecil untuk melakukan apa yang dianggap baik dan sesuai dengan aturan lingkungan yang berlaku. Namun malah ia tidak suka mendengarkan apa yang dibilang, aduhh pusinggg ya jadinya !

Tapi tenang Moms, memang anak-anak di usia dini memang berada pada tahap mengenali lingkungannya dan mereka belum mengerti peran orang dewasa. Sehingga kita bisa memakai sistem rewards jika si kecil melakukan apa yang kita inginkan dan ada juga disiplin jika tidak mau diatur. Disiplin anak sedari kecil sangat dianjurkan tetapi, disiplin bukan berarti kekerasan.

Bagaimana cara disiplin tanpa kekerasan ? Sebenarnya caranya mudah, tentu kita Moms sangat mengerti apa yang mereka inginkan. Misalnya, si kecil sangat menyukai permen lollipop. Dengan disiplin, kita bisa mengambil jatah permen lollipopnya sehingga si kecil akan berpikir ulang.

Tidak semua perbuatan yang Moms anggap salah itu, bagi si kecil juga salah, karena dia tidak tahu apa dampak perbuatannya bagi orang lain. Cobalah untuk menjelaskan pada si kecil apa akibat yang ditimbulkan jika si kecil melakukan hal tersebut. Berikan anak kesempatan untuk memberi penjelasan mengenai tindakan mereka,coba deh untuk mendengarkan apa yang mereka sampaikan.

Si kecil seringkali lupa akan apa yang jadi keinginan kita Moms, masih asik di dunia bermain mereka sendiri. Jadi jangan bosan-bosan untuk mengingatkan mereka yaa.

Moms juga bisa mengingat si kecil biasanya suka moody karena mereka belum mampu mengolah emosinya,jadi mereka biasanya mau diatur kalau keinginannya sudah dipenuhi terlebih dahulu. Sesekali bolehdeh Moms ikutinkeinginannya tapi jangan keterusan ya Moms,mereka bisa menuntut terus jadinya. Semuanya harus seimbang antara rewards dan punishment pada si kecil.

Tapi setiap anak memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing Moms,sama kaya kita juga kan. Jadi kalau mau lebih lanjut mengenai perkembangan si kecil dan gimana sih cara lebih konkritnya untuk mengatur si kecil,bisa langsung menghubungi via LiveChat :

Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psi.

Rabu, 28 Jan 2015

Pukul : 14.00 -15.30

hanya di

www.fabmoms.co.id





BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline