Lihat ke Halaman Asli

Skolastika Adelia Arianti

Undergraduate International Relation Student at Faculty of Social and Political Science in Parahyangan Catholic University

Geladi Hominisasi, 27 November 2022

Diperbarui: 2 Desember 2022   11:48

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Geladi Hominisasi yang diselenggarakan pada tanggal 27 November 2022 diadakan untuk memperdalam nilai Humanum yang ditanamkan oleh Universitas Katolik Parahyangan pada mahasiswanya.  Geladi yang dimulai pukul 07.45 dan selesai pada pukul 12.30 itu dipadati oleh pemaparan materi oleh fasilitator mengenai nilai Humanum dalam Universitas Katolik Parahyangan dan kerangka berpikir SWOT serta 5W+1H. Selanjutnya, peserta dibagi per kelompok dengan tema nya masing-masing. Kelompok saya mendapatkan tema Hari Wayang Nasional. Kami harus mengemas tema Hari Wayang Nasional dengan cara yang menarik menggunakan kerangka berpikir yang telah diberikan oleh fasilitator sebelumnya. Walaupun waktu untuk berdinamika terbatas, kelompok saya dapat bekerja sama dengan baik hingga menang saat melakukan presentasi.

Kemampuan berlogika dan berbahasa yang baik menjadi 2 poin penting dalam Geladi Hominisasi karena dengan begitu kita dapat merumuskan dan menyampaikan ide atau suatu gagasan baru yang kita punya dengan baik dan mudah diserap oleh orang lain. Hal tersebut juga penting diterapkan sebagai warga negara Indonesia yang baik di keseharian kita. Sepanjang saya mengikuti geladi Hominisasi, saya mendapatkan manfaat yang berlimpah mulai dari relasi baru hingga ilmu baru dari fasilitator dan juga teman. Manfaat dan kemampuan yang saya dapat ini sangat berguna bagi dunia perkuliahan sampai pekerjaan nanti karena kemampuan ini wajib dimiliki oleh setiap orang untuk menjadi pribadi yang berkualitas. Tentunya, kemampuan tersebut tidak muncul begitu saja, perlu latihan dan penerapan secara konsisten dalam mewujudkan kemampuan yang maksimal. Maka dari itu, saya akan berusaha untuk menerapkan kerangka berpikir tersebut di setiap situasi yang saya hadapi, contohnya adalah saat menerima berita baru agar tidak mudah terhasut oleh hoax atau berita palsu. Dengan cara tersebut, walaupun kecil tetapi rutin, saya bisa mengasah kemampuan saya dalam berpikir dan berbahasa menjadi warga negara dengan pribadi yang berkualitas.

#unpar #geladihominisasi #universitaskatolikparahyangan #ppilph #lifeatunpar




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline