Lihat ke Halaman Asli

Siti Fatimah

Mahasiswa

Guru adalah Nafas Peradaban

Diperbarui: 25 November 2024   08:14

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Guru, kau cahaya di tengah gelap malam,

Penyejuk hati dalam segala dendam,
Menghapus kebodohan yang merajam,
Membangun jiwa agar tak karam.

Engkau hadir membawa harapan,
Melangkah pasti tanpa kelamutan,
Setiap ilmu jadi pijakan,
Menuntun kami ke arah kebenaran.

Guru, baktimu tak pernah padam,
Menanam ilmu hingga mendalam,
Di tanganmu, peradaban tentram,
Mengalir abadi, menjadi salam.

Hingga waktu berlalu dalam diam,
Namamu tetap harum dan tenggang,
Tak pernah pudar, meski masa terendam,
Guru, kaulah nafas yang takkan hilang.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline