Lihat ke Halaman Asli

sisca wiryawan

A freelancer

Senyuman Misterius Lagedazy

Diperbarui: 23 Mei 2024   07:17

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber gambar: pixabay.com.

Lagedazy, boneka antik dari porselen tersebut laku terjual dalam lelang barang antik dengan harga fantastis, yaitu 300 juta Rupiah. Pembelinya, Tasia Andalina, sang aktris terkenal, tidak mempedulikan kisah berdarah spirit doll tersebut. Sudah 10 pemilik Lagedazy ditemukan meninggal dunia dengan Lagedazy berada dalam pelukan atau genggaman tangan mereka. Tidak ditemukan adanya tanda penyakit ataupun gigitan hewan buas pada tubuh mereka. Seluruh korban ditemukan dalam mimik wajah yang bahagia dan damai sehingga diputuskan meninggalnya mereka karena sebab-sebab alami yang tidak dapat dijelaskan dengan pengetahuan medis yang ada saat tersebut.

"Tasia, Anda tidak takut dengan isu Lagedazy memiliki arwah gelap yang bisa mengambil roh sang pemilik dan membunuhnya?" Tanya seorang wartawan muda berkacamata. Rekannya yang bersweater krem sibuk memfoto Tasia dengan Lagedazy.

"Benar, apakah Anda tidak khawatir dengan nyawa Anda? Apalagi sekarang ini Anda sedang berada dalam puncak kesuksesan karir. Film terakhir Anda "Poison Love" yang disutradarai suami Anda sendiri menjadi box office selama 3 bulan penayangan di bioskop. Bahkan, film tersebut akan ditayangkan di luar negeri," kata wartawan lain dengan suara nyaring.

"Ah, kalian ini terlalu berlebihan. Kalian tahu sendiri aku hidup sendiri bersama suamiku. Kami tak bisa mempunyai anak. Satu-satunya hiburanku mengkoleksi spirit doll yang kuanggap anakku sendiri," sahut Tasia dengan sendu.

"Apakah benar Anda memiliki 1.000 spirit doll? Bagaimana jika roh-roh di dalam boneka-boneka tersebut bersatu dan menyerang Anda?" Tanya si wartawan muda.

Tasia terkekeh, "Itu hanya gossip. Aku hanya memiliki Lagedazy dan 4 spirit doll cantik lainnya. Tidak ada roh jahat di dalam spirit doll-ku. Mereka hanya benda mati. Aku hanya senang mengkoleksi mereka karena nilai seni dan kecantikan desainnya. Spirit dollku kuanggap sebagai healer, penenang jiwa."

"Tapi..."

"Maaf, aku sudah harus berangkat ke lokasi syuting iklan. Terima kasih banyak interview-nya," kata Tasia sembari tersenyum manis. Ia bergegas masuk ke dalam mobil yang disetir oleh Nina, manajernya.

"Untuk apa kau membeli spirit doll yang mahal seperti itu?" Tanya Nina sembari melirik benci pada Lagedazy.

Tasia menghela napas. Lalu berkata, "Kau ini sama saja seperti para wartawan itu. Aku ini seorang aktris yang menyukai keindahan. Kebetulan Lagedazy sangat sesuai dengan kriteriaku akan seni kecantikan. Lihatlah porselennya yang begitu halus. Lekuk wajah Eropa-nya yang begitu sempurna. Bahkan, rambut pirang ikalnya pun begitu halus. Persis seperti rambut manusia!"

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline