Lihat ke Halaman Asli

Soge, Keramahan yang Tersembunyi

Diperbarui: 11 Agustus 2015   21:29

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

 

Jika Teleng Ria, adalah teluk terkenal di wilayah kota Pacitan, maka, pantai Soge adalah keramahan yang tersembunyi.

Terletak 24 kilo meter, selepas jembatan Arjowinangun yang membelah sungai Grindulu, Soge menawarkan destinasi lain di wilayah timur Pacitan.

Jalur lintas selatan yang lebar, bukan hanya memberi kemudahan bagi pengendara. Lebih dari itu, bahkan sepanjang jalan kita akan berdecak kagum dengan suguhan pemandangan.

Sawah-sawah di kiri-kanan desa Semanten, seperti karpet dihamparkan. Dan, jika pemandangan di lempar ke kejauhan, akan tampak gunung Limo yang kebiruan. Memasuki Kebonagung, di bukit landai sebelah barat, ada bebatuan alami yang seakan ditata rapi di belakang pemukiman warga.

Antara Kebonagung dan Tulakan, hijaunya hutan Sengon membuat mata menjadi segar. Di antara hutan-hutan dan perkebunan penduduk itu, jalan membelah bebatuan karts yang putih kekuningan menjamin anda tak sekalipun menurunkan kamera.

 

Jalur Lintas Selatan, yang lebih akrab disebut JLS ini, memang belum lama dibuka. Tapi pesonanya, sudah banyak menarik mereka yang menjadikan wilayah barat sebagai destinasi untuk tak melewatan daerah timur.

Sebelumnya, jalur lama jurusan Trenggalek, Tulungagung dan Blitar ini, melewati wilayah tengah. Memang jalanan berliku membelah pegunungan tak kalah memberikan pengalaman petualangan. Namun, jalur lama itu lebih sempit.

Saya sendiri, baru sekali ini melewati JLS. Lalu lintas kendaraan liburan lebaran cukup ramai. Setiap bertemu kendaraan yang parkir di pinggir jalan, tak jauh dari itu, selalu ada orang-orang yang asyik berfoto mengabadikan kenangan.

Dengan suguhan pemandangan yang memanjakan mata, 24 kilo meter serasa selintas saja. Mendekati pantai Soge, disela-sela hutan sengon, laut nampak biru berkilauan. Ada juga beberapa papan di kanan jalan yang menjadi penunjuk ke pantai lain. Diantaranya pantai Pidakan dan Watu Bale.

Ketika saya lewat, gerbang atas menuju Watu Bale, jalanan tidak memungkinkan dilewati roda empat. Namun, tak jauh dari itu, ada papan yang bertuliskan kalau pantai Pidakan hanya berjarak 200m dari jalan raya. Jalan masuknya sudah bagus, meskipun kecil.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline