Apakah anda punya hobby main bola dan masak? Jika ya, maka anda harus sering-seirng mengikuti acara yang digelar oleh Selow Food, sebuah komunitas yang mengkampanyekan pentingnya makanan tradisional Indonesia.
Saat peluncuran, Sabtu (10/9) Di Padepokan Bromolathi, Desa Panggukan, Pengasinan Sawangan, Depok, Selow Food menggelar pertandingan persahabatan sepak bola 3 tim (Trofeo kemerdekaan) U-15 yakni Tim Sepakbola UNI Papua, SMA Ksatria Nusantara dan Tim Popwilda Kota Depok.
Sebelum dimulai acara diisi dengan upacara bendera, sambutan para manajer klub dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Ada pembekalan dari Angryanto Rachdyatmaka dan Jhon Fresly Hutahayan, Pengelola (Pusat Studi Sepakbola Nusantara) tentang pentingnya asupan gizi dan permainan yang sportif.
Angry, panggilan akrab Angryanto mengutarakan pembinaan mental para pemain sejak dini adalah hal utama selain juga keahlian individu. "Mental itu berkaitan dengan sinergi antar individu dalam pertandingan," ungkap Angry.
Sementara Harry Wijaya, CEO Uni Papua, mengapresiasi pertandingan persahabatan yang digelar Selow Food. Dengan kondisi lapangan yang berstandar internasional para pemain-pemain muda bisa belajar total.
"Saya sangat surrpise saat ada lapangan berstandar intrernasional ini di Sawangan," ungkap Harry. Lapangan dengan kualitas baik, menurut Harry akan menjadikan para bibit-bibit pesepakbola tumbuh dengan cepat. Selain sepakbola panitia juga menggelar acara masak bersama dan demo minuman sehat.
Usai bertanding, para pemain dan penonton menikmati hidangan Nasi Uduk yang sebelumnya telah berlangsung. Sambil menikmati nasi Uduk, mereka mendengarkan Demo Pembuatan teh sereh dari Komunitas Bali Alami.
Selowfood Indonesia memiliki visi melestarikan kearifan lokal di bidang pangan nusantara dan melakukan berbagai kegiatan dengan melibatkan masyarakat untuk mensosialisasikannya. Khasanah tradisi pangan Indonesia dan gaya hidup sehat dengan turut memperhatikan ikatan dengan kelestarian alam dan lingkungan.
"Tradisi makan di Indonesia berkaitan erat dengan falsafah gotong royong yang menjadi akar dari budaya di Indonesia, dan berkaitan dengan hal tersebut Selow-food Indonesia merencanakan kegiatan di berbagai wilayah di Indonesia dalam bentuk pertemuan antar komunitas, memasak makanan tradisional Indonesia dan menikmatinya bersama, dan juga ceramah 'Kebijaksanaan Makanan' oleh pakar kuliner dan kesehatan," kata Lily Tjahyandari, Founder Selow Food.
Terpanggil dengan kondisi seperti ini, beberapa komunitas kemudian berkumpul untuk membuat gerakan yang bisa memberikan kesadaran terhadap pola makan yang lebih sehat.