Lihat ke Halaman Asli

Peran Psikologi dalam Dunia Pendidikan: Analisis Psikologi Pendidikan

Diperbarui: 3 Januari 2024   18:10

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Psikologi sendiri telah dikenal sejak jaman Aristoteles sebagai ilmu jiwa, yaitu ilmu untuk kekuatan hidup (levens beginsel). Aristoteles memandang ilmu jiwa sebagai ilmu yang mempelajari gejala - gejala kehidupan.

Psikologi berperan penting dalam berbagai bidang terutama pendidikan. Keterlibatan peserta didik yang menjadi objek lembaga pendidikan mengharuskan psikologi ikut andil di dalamnya untuk mengidentifikasi kriteria atau sistem pendidikan yang layak.

Psikologi pendidikan merupakan bagian dari studi psikologi tentang faktor dan proses yang berhubungan dengan pendidikan. Dari sana, kita bisa melihat bahwa ada hubungan yang kuat antara psikologi pendidikan dan kegiatan belajar.

Psikologi pendidikan berfokus pada masalah kegiatan belajar, hal ini juga mengacu pada kegiatan mengajar. Konsumen utama psikologi pendidikan adalah tenaga pendidik yakni guru dan dosen. Mereka dituntut untuk menguasai bidang ilmu ini dalam menjalankan fungsinya untuk menciptakan tindakan proses belajar mengajar yang efektif. Oleh karena itu, dalam dunia pendidikan guru yang profesional harus mengetahui tentang keadaan jiwa dan karakteristik dari peserta didik yang dia ajar.

Memahami Peran Psikologi dalam Dunia Pendidikan

Psikologi pendidikan sudah menjadi dasar dalam pembentukan, pembelajaran, pengembangan sistem belajar mengajar, dan penilaian dalam dunia pendidikan. Peran ilmu psikologi pendidikan ini dapat dijelaskan sebagai berikut:

1.Pengembangan Kurikulum yang Relevan

Psikologi membantu dalam merancang kurikulum yang sesuai dengan tahap perkembangan kognitif dan emosional siswa. Ini memastikan bahwa pembelajaran tidak hanya efektif tetapi juga menarik bagi siswa.

2.Identifikasi dan Intervensi Dini

Psikolog pendidikan dapat membantu mengidentifikasi masalah belajar atau masalah perilaku pada siswa dengan cepat. Dengan demikian, intervensi yang tepat dapat dilakukan lebih awal, mencegah masalah semakin memburuk.

3.Motivasi Belajar

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline