Lihat ke Halaman Asli

SehatQ

SehatQ

6 Pedoman Dasar Buat Kamu yang Mau Mulai Diet Keto

Diperbarui: 25 Juli 2019   00:08

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Diet ketogenik alias diet keto konon kabarnya sudah terbukti ampuh menurunkan berat badan. Banyak artis, mulai dari Ivan Gunawan sampai Dian Sastro, setidaknya pernah menjajal diet ini dan mengaku sukses menjadi lebih langsing atau setidaknya merasa lebih sehat.

Diet keto pada dasarnya memang merupakan diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Tujuan diet ini adalah menaikkan kadar keton dalam darah sehingga tubuh akan kebih banyak membakar kalori dari asupan protein dan lemak dibanding karbohidrat.

Keton sendiri adalah asam yang dibuat ketika tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi.

Nah, apa saja yang wajib kamu tahu sebelum menjalani diet keto? Berikut faktanya.

  • Bukan hanya nasi dan daging

Sumber karbohidrat bukan cuma nasi, ya. Kentang, ubi, jagung, gandum, singkong, dan lain-lain juga merupakan sumber karbohidrat yang sebisa mungkin dihindari saat kamu menjalani diet keto.

Sebaliknya, sumber lemak dan protein bukan hanya daging. Sayur-sayuran, kacang-kacangan, serta ikan juga termasuk sumber protein dan lemak yang baik.

  • Lemas dan lelah

Di fase awal melakukan diet keto, jangan kaget jika kamu akan merasa sangat lemas. Ini wajar saja karena tubuh kamu sedang melakukan penyesuaian metabolisme dari biasanya 'menggiling' karbohidrat jadi membakar energi lewat lemak dan protein.

  • Meningkatkan konsentrasi

Dalam beberapa hari, kamu akan merasa lebih bugar dan mudah fokus. Diet keto juga disebut-sebut bisa meningkatkan kinerja otak dalam jangka panjang.

  • Bau mulut dan urine lebih pesing

Ketika tubuh sudah sampai pada tahap ketosis (terbiasa menghasilkan keton), jangan kaget jika kamu mulai bau mulut. Ini juga merupakan efek samping yang lumrah dari diet keto.

Kadar keton yang meningkat ditandai dengan lepasnya aseton lewat mulut dan urine. Dengan kata lain, kamu harus bersiap jika napas lebih bau dan urine lebih pesing.

  • Nafsu makan berkurang

Meningkatnya kadar keton biasanya diikuti dengan nafsu makan yang berkurang.

  • Berat badan turun
Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline