Lihat ke Halaman Asli

Klungkung Biruh

Promahadesa 2023 Universitas Jember

Promahadesa UNEJ Siapkan AD-ART dan SOP Pokdarwis Desa Klungkung

Diperbarui: 31 Oktober 2023   15:17

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dokpri

POKDARWIS "Kencana Putih" merupakan Kelompok Sadar Wisata yang mengelola wisata di Desa Klungkung, Sukorambi, Jember terutama wisata "GhirSongai". POKDARWIS "Kencana Putih" dibentuk dan disahkan sejak tahun 2020 namun belum memiliki AD-ART dan SOP. Oleh karena itu Tim PROMAHADESA UNEJ memiliki program kerja berupa penyusunan AD-ART dan SOP POKDARWIS "Kencana Putih" yang nantinya dapat mempermudah POKDARWIS menjalankan kegiatannya.

AD-ART sendiri merupakan dasar atau pedoman yang wajib dimiliki oleh suatu organisasi yang didalamnya berisikan aturan-aturan yang berlaku untuk semua pengurus dalam menjalankan kegiatannya. Sedangkan SOP (Standar Operasional Prosedur) merupakan sebuah panduan yang disusun untuk memudahkan dan memastikan kegiatan operasional berjalan dengan lancar. Dengan adanya AD-ART dan SOP diharapkan akan mempermudah POKDARWIS "Kencana Putih" dalam mejalankan roda organisasi dan kegiatan operasional kedepannya.

Dokpri

AD-ART yang dibuat PROMAHADESA UNEJ telah disepakati dalam  Sidang Pleno yang dilaksanakan pada tanggal 18-19 September 2023 yang berlokasi di Aula Wisata "GhirSongai". Sedangkan SOP POKDARWIS masih belum disepakati dan nantinya akan dibahas oleh internal POKDARWIS "Kencana Putih" dikarenakan terdapat beberapa pertimbangan. Kegiatan ini dihadiri oleh PEMDES Klungkung, BUMDES Klungkung, pendamping desa, pengurus dan anggota POKDARWIS, serta anggota PROMAHADESA. Untuk pimpinan Sidang Pleno merupakan Tim Promahadesa UNEJ yang berjumlah 2 orang. Pembahasan AD-ART berjalan lancar dikarenakan forum aktif memberikan opsinya selama Sidang Pleno berlangsung.

Dengan disepakatinya AD-ART diharapkan kedepennya POKDARWIS "Kencana Putih memiliki aturan-aturan yang dapat dijadikan pedoman oleh pengurus dan anggota. Serta dengan adanya SOP diharapkan dapat meminimalisir dan menghindari campur tangan pihak luar terhadap pengelolaan wisata "GhirSongai".

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline