Lihat ke Halaman Asli

Satria Widiatiaga

TERVERIFIKASI

Guru Sekolah Alam

Manfaat Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) oleh OJK

Diperbarui: 5 Desember 2023   11:02

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi Uang Jajan Anak SD (Dokpri)

Sewaktu masih duduk di sekolah dasar, saya pernah mengikuti perlombaan gerak jalan antar pelajar. Dalam perlombaan tersebut yang menjadi kenangan bukanlah saat berpanas-panas ria melintasi jalan kota bersama teman-teman. Adalah hadiah dari perlombaan itu yang menjadi memori tak terlupakan bagi saya.

Hadiahnya adalah  tabungan khusus pelajar senilai Rp 50.000,- pada sebuah bank daerah. Di jaman itu, nilai lima puluh ribu Rupiah boleh dibilang sangat besar untuk ukuran pelajar, jadi ketika menerima hadiah tersebut, bisa dibayangkan betapa senangnya bagi anak kecil.

Terbayang uang dengan sebanyak itu, akan saya gunakan untuk membeli mainan kesukaan di toko. Namun ibu saya yang mengurus pembukaan rekeningnya, mengatakan kepada saya yang masih kecil bahwa uang yang ada dalam tabungan tersebut janganlah diambil untuk membeli sesuatu terlebih dahulu.

Ibu mengajarkan tabungan khusus pelajar itu disimpan baik-baik, terus ditambah saldonya yang didapatkan dari menyisihkan uang jajan, jika sudah cukup banyak, uangnya digunakan untuk keperluan sekolah.

Sungguh itu adalah pelajaran pertama saya tentang konsep menabung di bank, dan cukup membekas dalam kenangan.

Saat ini program menabung di kalangan pelajar boleh dibilang berjalan cukup baik, dengan berbagai metode sistemnya.

Sejak tahun 2015, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan Program Simpanan Pelajar (Simpel). Kemudian di tahun 2020 OJK meluncurkan program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang merupakan implementasi dari Keputusan Presiden RI No. 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung (HIM).

Dilansir dari situs resmi OJK mengatakan bahwa program satu pelajar satu rekening (KEJAR), atau tabungan Simpanan Pelajar sudah mencapai 76,73 persen dari 64,6 juta pelajar di tahun 2021 dengan total nilai Rp27,66 triliun rupiah. Sementara target tahun 2022 adalah sebanyak 80 persen pelajar yang memiliki rekening.

program satu pelajar satu rekening (KEJAR) bisa dikatakan terobosan yang harus didukung oleh semua elemen pendidikan. Dikarenakan besarnya manfaat yang didapatkan, baik bagi moneter perbankan nasional maupun dalam edukasi menabung di kalangan pelajar.

Bagi para pendidik, program ini dirasakan manfaatnya dalam media pembelajaran konsep manajemen keuangan di kalangan pelajar. Dimana pelajar mempraktekkan langsung konsep menabung di Bank dengan memanfaatkan layanan rekening khusus pelajar walau mereka belum mempunyai KTP dan pendapatan tetap.

Berikut kiranya beberapa manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh para pelajar dari program Satu Pelajar Satu Rekening (KEJAR).

Edukasi Kebiasaan Menabung

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline