Lihat ke Halaman Asli

Alamsyah

Jurnalis & Content Writer

Halimun di Siang Hari

Diperbarui: 17 Februari 2021   22:14

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

pixabay

Story About Ivona'5

Halimun tumbuh jadi gadis remaja. Dia sudah 17 tahun. Aku masih harus menjalani sisa masa hukuman kurang lebih 3 tahun lagi. Jadi kalau ku bebas, Halimun genap 20 tahun.

Pras, ayahnya, kata Halimun kepadaku, jarang pulang ke rumah. Halimun pernah memergoki ayahnya dengan seorang perempuan.

Aku berusaha berpikir positif di depan Halimun. Aku bilang mungkin Perempuan itu teman ayah. Tetapi Halimun bersikukuh, kalau teman tidak seperti itu.

"Memang ayahmu sedang apa sama perempuan itu?"

"Halimun lihat ayah dan perempuan itu keluar dari hotel, bu."

"Ya mungkin ayahmu baru membicarakan urusan pekerjaan."

Halimun terdiam. Aku menangkap wajah putriku seperti ingin membantah. Tetapi urung dilakukan.

Halimun lalu pergi tinggalkan ku sendiri di penjara ini.

Sama sekali tak terpikirkan olehku Pras akan macam-macam, selama ku di penjara.

Tapi setelah Halimun cerita, rasa percayaku sedikit berkurang kepada Pras. Lalu ku coba hubungi Pras lewat telpon. Dia tidak mengangkatnya beberapa kali ku hubungi.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline