"Mbak hobimu apa?" Tanya seorang kawan pada saya
"Apa ya, kayaknya saya gak punya hobi Mbak", Jawabku rada bingung juga. Yang kupahami dari hobi adalah hal yang menyenangkan dan selalu dilakukan seseorang sewaktu-waktu. Misalnya menyanyi, menggambar, membaca, memasak, traveling dan lain-lain.
Jika merujuk apa yang saya pahami di atas maka saya tidak punya hobi. Jika pun saya melakukan sesuatu bukan berdasarkan kesenangan namun lebih pada memanfaatkan waktu luang.
Sementara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI), Hobi adalah kata benda(noun) yang dapat diartikan sebagai kegemaran; kesenangan istimewa pada waktu senggang, bukan pekerjaan utama.
Ditanya tentang hobi memang secara inten saya tidak mempunyai kegemaran atau kesenangan yang istimewa. Misalnya menyanyi suara juga tidak bagus, memasak saya lakukan karena kewajiban seorang Ibu, jalan-jalan juga jarang saya lakukan, membaca pun sesuai kebutuhan saja.
Nah, kalau mengisi waktu luang, memang saya lebih pada kegiatan menulis. Ini saya lakukan sejak adanya pandemi, setelah bergabung dengan pelatihan menulis yang dimentori oleh ustad Cahyadi Takariawan.
Sejak mengenal dunia kepenulisan, saya lebih suka menulis. Saat ada waktu longgar yang ada di pikiran adalah menulis. Misalnya saat menunggu antrean panjang, berdiam diri di sana maka saya segera membuka ponsel dan menulis di android.
Apapun tulisan itu, bahkan jika tidak ada tema ya nulis saja apa yang saya alami, hal-hal yang ada di sekitar kita. Itu juga yang saya pelajari saat mengikuti pelatihan menulis.
Jangan mencari tema, tapi tulis saja apa yang nampak di sekeliling kita. Misalnya saat bepergian kemudian di tengah jalan ada kemacetan. Maka Tulis saja apa yang menyebabkan kemacetan, bagaimana kronologinya, apa solusinya. Jika itu sudah menjadi kebiasaan maka menulis adalah habit yang sangat bermanfaat.